oleh

Dua Petani Pemuja Sabu di Cokok Polisi

MURATARA – Dua petani pemuja sabu asal Desa terusan, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara di ringkus polisi. Keduanya ditangkap lantaran lapiran warga yang resah karena seringnya terjadi transaksi jual beli sabu sabu di rumah tersangka

Informasi di himpun, kedua pelaku diketahui Yenyen (33) dan Farlan (28), keduanya warga desa terusan, sudah lama mnjadi incaran polisi. Kondisi itu dituturkan secara langsung oleh Kapolres Muratara AKBP Adi Witanto mrlalui kasat narkoba Iptu Moris saat dikonfirmasi Rabu (11/3).

Pihaknya mengaku mendapat informasi dari warga secara langsung, karena di kediaman kedua pelaku banyak anak anak muda, berkumpul memakai narkoba. “kita intai mereka ini, karena banyak laporan warga kita lidik,” ungkapnya.

Petugas mendatangi rumah Yenyen Senin (9/3) sekitar pukul 17.00 WIB, dan menggerbek keduanya. Hasilnya dari tangan keduanya di dapati barang bukti berupa 11 paket klip bening isi kristal putih diduga sabu siap edar dan empat butir ekstasi warna hijau logo daun.

“Keduanya masih kita proses, mereka mengaku sebagai pemakai sekaligus pengedar. Untuk dari mana asal barang itu, masih kami selidiki,” ucapnya. Terpisah, Farlan  pelaku yang di ciduk polisi mengaku terpaksa menjual barang haram itu karena untuk memenuhi kebutuhan sehari hari.

Pasalnya, propesinya sebagai buruh penyadap karet saat ini tidak bisa memberikan pebdapatan yang cukup. “Terpaksa untuk tambahan hidup, aku juga pemakai jadi sambilan bae,” ujarnya. (cj13)

Komentar

Berita Lainnya