oleh

Dua Residivis ini Divonis 13 Tahun

SUMEKS.CO, PALEMBANG – Tak jera. Mungkin itulah kata yang tepat untuk dua sekawan residivis kambuhan bernama Bobby Alamsyah (26) dan  Hendra (26). Keduanya warga Jl Kapten Cek Syech ini terpaksa harus kembali ke jeruji besi.

Pasalnya, majelis hakim PN Palembang diketuai Erma Suharti SH MH pada sidang yang digelar Kamis (22/4) sore mengganjar keduanya dengan pidana penjara masing-masing selama 13 tahun denda Rp1 miliar subsidair 6 bulan oleh majelis hakim karena terbukti memiliki narkotika jenis sabu seberat 136,85 gram.

“Kedua terdakwa terbukti melanggar pasal 114 Ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika sebagaimana dakwaan primer penuntut umum,” jelas Erma.

Hukuman yang telah dijatuhkan tersebut sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Palembang Indah Kumala Dewi SH.

Dua terdakwa yang dihadirkan melalui sidang virtual didampingi penasihat hukum Yurnelis SH dan JPU sama-sama menyatakan terima terhadap putusan tersebut.

Dalam dakwaan JPU disebutkan bahwa terdakwa Bobby Alamsyah dan Terdakwa Hendra pada hari Kamis 12 November 2020 sekira pukul 17.30 wib di Jl Radial Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan IB I Palembang tepatnya di dalam parkiran Kompleks Ramayana, telah tanpa hak atau melawan hukum melakukan percobaan atau permufakatan jahat untuk menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan narkotika golongan I bukan tanaman yang beratnya melebihi 5 (lima) gram berupa kristal-kristal putih jenis shabu-shabu dengan berat netto keseluruhan 136,85 gram.

Dimana keduanya telah menjadi target petugas dari Sat Res Narkotika Polrestabes Palembang, setelah mendapat laporan masyarakat yang mengatakan bahwa di lokasi tersebut sering terjadi transaksi narkotika.

Setelah petugas melakukan pengintaian dan mencurigai gerak gerik keduanya, petugas langsung melakukan penggeledahan.

Dari keduanya petugas mendapati 2 bungkus narkotika jenis shabu yang dibalut tissue dan kantong plasik warna hitam yang ditemukan dicelana dalam yang dikenakan terdakwa Hendra.

Setelah diinterogasi kedua terdakwa mengakui bahwa barang bukti tersebut benar milik kedua terdakwa yang didapat dari orang yang tidak dikenal dibelakang Hero tepatnya disemak-semak dan kedua terdakwa mengambil narkotika tersebut atas suruhan Rakay.

Adapun imbalan yang kedua terdakwa dapatkan bila berhasil mengambil narkotika jenis shabu tersebut maka kedua terdakwa akan mendapatkan narkotika jenis shabu yang akan kedua terdakwa konsumsi sendiri dan sebagiannya mendapatkan imbalan.

Selanjutnya kedua terdakwa berikut barang bukti langsung dibawa ke Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Palembang untuk pemeriksaan lebih lanjut. (fdl)

Komentar

Berita Lainnya