oleh

Dua Residivis Pelaku Penipuan Dengan Cara Hipnotis Diamankan Polisi

PALEMBANG – Unit Pidana Umum (Pidum) dan Team Khusus Anti Bandit (Tekab) 134 Satreskrim Polrestabes Palembang mengamankan dua pelaku penipuan dengan cara hipnotis yakni bernama Kusi Chandra (35) warga Jl. Di Panjaitan Gang Keramat Kel. Tangga Takat Kec. Seberang Ulu (SU) II Palembang dan Sapion Nasution (47) warga Dusun Petaling Kampung II Kec. Lais Kab. Musi Banyuasin Sumsel.

PS Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Edi Rahmat Mulyana didampingi Kanit Pidum AKP Robert Sihombing mengatakan ditangkapnya kedua pelaku disaat melancarkan aksinya di Pasar 16 Ilir Kec. Ilir Timur (IT) I Palembang, Senin (23/11) sekitar pukul 11.30 WIB.

Menurutnya, Edi ditangkapnya dua tersangka berawal dari laporan masyarakat bahwa ada penipuan dengan cara hipnotis.

“Laporan, dari masyarakat anggota langsung bergerak cepat melakukan penyidikan dan penyelidikan dan mengamankan dua tersangka tersebut dan membawanya ke Polrestabes Palembang untuk ditindak lanjuti,” ujarnya, Selasa (24/11/2020).

Lanjut, Edi mengaku untuk modusDi Tempat Kejadian Perkara (TKP) inilah dua resedivis dengan kasus yang sama melakukan aksinya, dimana menurut keterangan keduanya mereka bertemu korban di TKP dan melakukan aksinya dengan mengajal korbannya menumpangi angkot ke daerah Lemabang,” ujarnya.

Kemudian saat itu datang pelaku Sapion menghampiri korban dan pelaku Kusi. Pada saat di dalam angkot pelaku Sapion mengajak korban mengobrol, dan saat itu korban tidak sadar dan mengikuti pelaku sampai di daerah lemabang.

“Setelah turun dari mobil, kemudian pelaku Kusi ini menurut pengakuannya mengeluarkan tiga untai kalung emas yang diduga palsu, dan memberikan satu untai kepada korban untuk membeli barang tersebut seharga Rp 7 juta,” katanya.

Dan satu untai ke pelaku Sapion dengan maksud untuk meyakinkan korban membeli barang tersebut, lalu pelaku Sapion mengeluarkan uang Rp 100 ribu di gulung kertas, untuk berpura-pura membeli barang tersebut dari pelaku Kusi dan pada saat itu datang anggota kepolisian langsung melakukan penangkapan kedua pelaku tersebut.

“Untuk saat para pelaku masih dalam pemeriksaan petugas terkait aksinya itu, sedangkan korban sudah membuat laporan polisi terkait insiden yang dialaminya,” tutupnya. (Dey)

Komentar

Berita Lainnya