oleh

Dua Terdakwa Pembunuh PNS PU yang Mayatnya Dicor Semen Divonis Seumur Hidup

SUMEKS.CO – Dua terdakwa pembunuhan sadis terhadap Apriyanita (50), PNS Satker Kementerian PU yakni, Yudi Thama Redianto (41) dan M Ilyas Kurniawan (26) dijatuhi majelis hakmi dengan hukuman pidana penjara seumur hidup dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Klasi IA Khusus Palembang, Rabu (27/5/2020).

Majelis Hakim yang diketuai oleh Adi Prasetyo SH MH menilai kedua terdakwa terbukti bersalah dalam kasus pembunuhan tersebut. Vonis tersebut sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sumsel Murni SH pada persidangan sebelumnya.

“Keduanya terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan perbuatan pembunuhan berencana secara bersama-sama sebagaimana diatur dalam dakwaan pertama pasal 340 jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP,” terang ketua majelis hakim saat membacakan amar putusannya.

Majelis hakim memberikan waktu satu minggu kepada kedua terdakwa untuk ajukan banding terhadap vonis tersebut.

Sementara itu, Adik korban, Feti (41) mengatakan, dengan putusan majelis hakim keluarga besarnya merasa cukup puas. “Sebenarnya keluarga besar ingin hukuman yang setimpal, yaitu hukuman mati. Namun kami menghormati majelis hakim yang telah menjatuhkan vonis penjara seumur hidup keduanya,” kata Feti kepada awak media.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Yudi merupakan otak pelaku pembunuhan Apriyanita yang merupakan seorang PNS Kementerian PUPR Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional.

Diakui Yudi, motif pembunuhan karena persoalan utang bisnis jual-beli mobil. Namun Yudi panik saat korban minta uang yang dipinjam sekitar Rp 200 juta.

Bisnis yang disebutkan tersangka Yudi ternyata palsu dan uang yang dipinjam sudah habis untuk foya-foya.

Akhirnya direncanakanlah pembunuhan pada tangal 9 Oktober 2019. Setelah dilaporkan hilang, Jumat 25 Oktober 2019, korban ditemukan di TPU Kandang Kawat Palembang yang dikubur secara tak wajar.

Setelah menetapkan Yudi dan Ilyas menjadi tersangka, tim penyidik Unit 1 Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel melakukan rekontruksi ulang sebanyak 63 adegan untuk melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Pengadilan Negeri (PN) Klas IA Palembang.(dho)

 

Komentar

Berita Lainnya