oleh

Dua Tersangka Kelabui Sopir Truk

-Hukum-656 views
BATURAJA – Ada saja akal dua pelaku terduga aksi pencurian Doni (30), dan temanya berinisial DI (33) –masih buron. Keduanya warga Desa Tanjung Dalam, Kecamatan Lubuk Batang, OKU. Dengan modus berpura pura mengajak ngobrol, pelaku mengambil handphone (Hp) milik Marta Ardiansyah (35). Sopir truk, warga Desa Aur, Kecamatan Lubai, Muara Enim.

Aksi dilakukan pelaku di jalan raya Baturaja – Prabumulih. Tepatnya di Desa Tanjung Dalam Kecamatan Lubuk Batang, OKU, Rabu 10 Januari 2018 Sekira pukul 23.00 wib. Usai beraksi pelaku kabur bersembunyi.

“Kedua tersangka terbilang cukup lama dicari,” ucap Kapolres OKU AKBP Dra NK Widayana Sulandari. Melalui Kapolsek Lubuk Batang AKP Ujang Abdul Azis. Tersangka dijerat Pasal 363 KUHPidana. Polisi mengamankan barang bukti (BB) 1 buah kotak HP merk Asus, sehelai baju kemeja tangan pendek warna hitam bermotif daun. Lalu  sehelai celana panjang jeans warna biru merk EXL HUGO.

Dikatakannya, kejadian pada Rabu (10/1) 2018 jam 23.00 wib, di Jl raya Desa Tanjung Dalam Kecamatan Lubuk Batang. Mobil truk korban berhenti. Kedua tersangka beraksi. DI (DPO) menyuruh Doni untuk mengajak ngobrol sopir mobil truk. Sedang DI berperan mendekati mobil dari sebelah kiri. Saat korban lagi mengobrol, tersangka beraksi mengambil HP dan dompet milik korban.

Kedua tersangka lalu kabur membawa dompet dan HP merk Asus milik korban. Pada Kamis (07/2) 2019 sekitar jam 17.00 wib anggota unit reskrim Polsek Lubuk Batang dipimpin AKP Ujang Abdul Azis melakukan penangkapan terhadap pelaku Doni. Dalam dugaan tindak pidana 351 Kuhpidana di Desa Tanjung Dalam di rumahnya, tanpa perlawanan.

Selanjutnya dilakukan pengembangan. Tersangka Doni dan DI dikenal cukup licin. Tersangka Doni mengaku selama ini selalu berpindah tempat lokasi persembunyian. “Berpindah Pak. Kadang di rumah saudara, dan kadang di kebun,” aku tersangka. (bis)

Komentar

Berita Lainnya