oleh

Dua Tokoh ini Minta Keluarga Akidi Tio Segera Cairkan Bantuan

SUMEKS.CO, PALEMBANG – Politisi asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Syaiful Fadly angkat bicara soal dana bantuan yang akan diberikan oleh keluarga Akidi Tio. Sejauh ini, dia pribadi tetap berpikir positif.

“Kita masih positif thinking. Namun kalau di PHP bukan hanya nama kapolda yang dipertaruhkan. Tapi gubernur dan nama masyarkat Sumsel yang malu,” kata Syaiful Fadli.

Lebih lanjut dia menjelaskan, akan terlalu banyak orang yang sakit hati dan kecewa bilamana dana tersebut tidak jadi disalurkan atau tersalurkan.

“Kita berharap ini bukan hanya sekedar PHP,” tuturnya.

Hanya saja dia yakin, jika nantinya ini akan segera terealisasi. Jadi, kalaupun memberikan harapan palsu tentu sepenuhnya akan ditangani pihak kepolisian.
“Kita serahkan ke polisi. Karena itu, bagian dari kabar bohong dan itu silahkan diproses secara hukum,” pintanya. Namun demikian, berpikir positif terkait adanya bantuan, dia juga mengatakan sebagai warga Sumsel tentu masih bersyukur ada dermawan yang baik hati.

“Kita apresiasi itikad baik bantuan Akidi Tio. Jadi ada keberkahan dimiliki Sumsel. Karena dari berbagai daerah Sumsel terpililih,” jelasnya sembari mengatakan jika Rp2 triliun, jumlahnya hampir mencapai 20 persen angka APBD Sumsel.

Terkait dengan bantuan tersebut, dijelaskannya, jika diberikan secara pribadi ke Kapolda. Tentu adalah hak kapolda yang dititipkan amanah. “Nak dikemanoke terserah beliau. Tapi masih perlu dikawal. Karena Amanah untuk masyarakat Sumsel,” tegasnya.

Kalaupun nantinya, Kapolda melibatkan pemerintah daerah. Tentu akan merujuk pada undang-undang 23 tahun 2014. Dimana dijelaskan dalam UU tersebut pemerintahan terdiri dari eksekutif dan legislatife. “Ada Gubernur dan DPRD. Artinya DPRD juga memiliki kewajiban untuk ikut mengawal. Mulai dari perencanaan sampai dengan eksekusi dan pengawasan distribusi,” ulasnya.

“Itu kalau Kapolda melibatkan Pemprov. Tetapi, kalau tidak melibatkan Pemprov artinya DPRD juga tidak memiliki tanggung jawab,” jelasnya. Hal lain diungkapkan, dana senilai Rp2 triliun, tersebut bisa sesegera mungkin di realisasikan.

“Kalau bisa dana jangan terlalu lama. Kita ingin kalau sudah ada, segera direalisasikelah. Saat ini kito butuh nian. Dampak COVID-19 bukan hanya terpapar. Sudah masuk dampak sosial. Banyak warga miskin baru, termasuk masalah UMKM yang tergerus,” harapnya.

Senada dikatakan, Ketua YLKI Provinsi Sumsel yang juga tokoh masyarakat Palembang, Dr Taufik Husni SH MH.
Lantaran kadung viral, dia berharap sumbangan Rp2 triliun untuk segera direalisasikan.

“Syukur alhamdulillah, masih ada manusia yang peduli dengan penanggulangan covid. Tetapi, sejauh ini waktu sudah mendesak. Kita harapkan dapat segera direalisasikan,” ujarnya.

Dengan penyegeraan realisasi diharapkan permasalahan COVID-19, di Sumsel pada umumnya dapat segera disalurkan. “Mudah-mudahan ini bukan hanya formalitas saja. Harapan kami sebagai masyarakat dapat segera direalisasikan. Hingga dapat menunjang semua kegiatan dalam rangka penanggulangan COVID-19,” pintanya.

Terkait dengan adanya bantuan keuarga Akidi Tio, menurutnya dapat menjadi contoh yang baik bagi masyarakat kota Palembang. “Kita harapkan ini dapat menjadi contoh. Sehingga warga kota Palembang, pengusaha, BUMN dan berbagai elemen masyarakat dapat ikut berjuang untuk membantu pemberantasan covid-19,” ujarnya.

Dia juga menjelaskan, untuk proses pencairan ini sendiri memang tidak mudah. Perlu waktu. Dalam pengiriman juga lanjutnya, baik sipengirim maupun penerima harus jelas. Mengingat dana yang diberikan menjadi dana warga Sumatera Selatan. Mengingat dana yang akan disalurkan ini tidak sedikit jumlahnya.

“Yang jelas semuanya harus jelas. Karena uang masyarakat untuk atasi pandemi,” ujarnya. Berbicara jika dana tersebut realisasinya berlarut-larut. Dia yakin pihak kepolisian juga tidak akan tinggal diam. “Karena yang malu tidak hanya bapak kapolda serta gubernur saja. Tapi masyarakat akan kecewa. Dan yang bersangkutan akan berhadapan dengan hukum,” jelasnya singkat. (iol)

Komentar

Berita Lainnya