oleh

Dugaan Korupsi Dana Covid-19 Masih Proses AAnalisis

 

SUMEKS.CO, PRABUMULIH – Kejaksaan Negeri (Kejari) masih terus mendalami dugaan korupsi realokasi dan recofussing dana anggaran Covid-19 di Dinas Sosial (Dinsos). Hal itu ditegaskan Kasi Pidsus Kajari Prabumulih, Wan Hadi Susilo SH MH, Rabu (21/4).

“Penyebab dugaan korupsi sebesar Rp 2,9 miliar di Dinsos, diduga adanya pergeseran anggaran kegiatan. Fokus penyelidikan, tetap pada masalah realokasi dan refocussing anggaran Covid-19. Sekarang ini, proses hukumnya masih dalam tahap analisis,” kata Wan, sapaan akrabnya dikonfirmasi, kemarin.

Wan menambahkan kegiatan anggarannya memang ada di Dinsos. Oleh karena itu, pihaknya fokus penyelidikan ke Dinsos. “Dan, memamg terjadi pergeseran anggaran. Semula anggaran di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), dialihkan ke Dinsos. “Soal kepastian ada dugaan korupsi atau tidak, sejauhi ini masih tahap penyidikan dilakukan Tim Seksi Pidsus,” akunya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari), Topik Gunawan SH MH juga tidak menampik hal itu. “Iya, kasus dugaan korupsi tersebut sejauh ini masih dilakukan penyidikan. Tunggu saja, hasil penyidikan dari Seksi Pidsus,” terangnya.(03)

 

 

Komentar

Berita Lainnya