oleh

Dugaan Korupsi Normalisasi Sungai di Empat Lawang Harus Diusut Tuntas

Sumeks.co – Kasus dugaan penerimaan fee proyek di dinas PU PR Empat Lawang, yang saat ini sudah ditangani oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel, dapat sorotan dari Pengamat Kebijakan Publik Sumsel, Joko Siswanto.

“Fee proyek itu bagian dari korupsi dan tidak boleh dilakukan. Jadi harus diusut sampai tuntas. Harus dicek benar atau tidak atas dugaan dan sumber informasi itu,” katanya kepada awak media Rabu (29/7).

Fenomena ini menurutnya telah berjalan sejak lama dan terjadi di mana-mana. Ia menyayangkan hal ini masih terjadi di tengah era keterbukaan publik dan perkembangan teknologi dimana aktifitas pejabat menjadi sorotan.

Sebelumnya, pada Senin (27/7) Kepala Dinas PUPR Empat Lawang diambil keterangan oleh penyidik Pidsus Kejati Sumsel atas dugaan kasus normalisasi sungai di 9 titik senilai Rp 54 miliar. Diketahui, proyek senilai Rp 54 miliar itu berasal dari dana bantuan gubernur (Bangub), untuk normalisasi sungai di 9 titik banjir dan sering terjadi pendangkalan, sehingga aliran sungai perlu dikeruk

Kesembilan titik itu adalah di Sungai Musi sekitar Pulau Emas, Sungai Musi Desa Baturaja Lama dan Baturaja Baru, Sungai Nibung di desa Lubuk Layang, Sungai Air Betung di desa Tanjung Agung Ulumusi, Sungai Seguring di desa Terusan Air Selimang Ulumusi, Sungai Saling, Sungai Keruh di desa Padang Gelai sampai ke Muara Sindang Kecamatan Paiker.(aja)

Komentar

Berita Lainnya