oleh

Duh! Pasien Positif Covid-19 di Klaten Ini Ternyata Kena Gangguan Jiwa

KLATEN – Di tengah kabar kesembuhan empat pasien positif Covid-19, Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Kabupaten Klaten juga mengumumkan adanya satu kasus baru. Pasien merupakan perantau yang sebelumnya bekerja di Jakarta.

Juru Bicara Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Kabupaten Klaten Cahyono Widodo mengatakan, pasien positif Covid-19 itu seorang laki-laki berinisial S, 38, dari Kecamatan Bayat. Saat ini pasien menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Dr RM Soedjarwadi Klaten dan dengan kondisi baik.

“Pasien ini dimungkinkan tertular ketika tinggal dan bekerja di Jakarta. Gugus tugas telah melakukan pelacakan kepada orang-orang yang pernah kontak dengan pasien. Nantinya akan segera dilakukan rapid test,” jelas Cahyono, kemarin

Sementara itu, anggota Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Kabupaten Klaten Anggit Budiarto menambahkan, pasien S ini adalah pemudik. Dia menunjukkan gejala orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Gangguan jiwa yang dialami itu sudah terjadi saat yang bersangkutan berada di Jakarta.

“S saat pulang ke Klaten diantarkan oleh pihak tempatnya bekerja. Sampai di Klaten memang kondisinya sudah seperti itu (ODGJ). Tapi kenapa ODGJ, kami belum tahu alasannya. Yang pasti masih kategori ringan,” jelasnya

Saat sampai di Klaten, lanjut Anggit, S memang langsung di-rapid test, sepekan lalu. Hasil tesnya menunjukkan reaktif sehingga dilakukan evakuasi untuk dibawa ke rumah sakit. Saat dievakuasi itu dikabarkan pasien melakukan perlawanan dengan kondisi ODGJ.

“Saat ini kita terus lakukan pelacakan terhadap mereka yang melakukan kontak. Ada 12 orang yang sudah kita lakukan rapid test dengan hasilnya nonreaktif. Tetapi untuk memastikannya lagi, akan dilakukan tes swab,” paparnya.

Sementara itu, secara kumulatif jumlah pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Klaten berjumlah 20 pasien. Dari jumlah itu, 12 orang di antaranya dinyatakan sembuh dan delapan orang masih dirawat di rumah sakit. (ren/ria/jawapos.com)

Komentar

Berita Lainnya