oleh

Dulu Hutan Lindung Sekarang Kebun

-Sumsel-56 views

PAGARALAM – Kebun kopi dan sayur kemudian diselingi dengan pepohonan tinggi menjulang terhampar di depan mata. Pemandangan ini akan Anda lihat bila memasuki kawasan hutan lindung (Hutlin) Bukit Semantung. Kawasan ini terletak di Dusun Kerinjing Kelurahan Agung Lawangan Kecamatan Dempo Utara.

Perubahan terhadap kawasan Hutlin Bukit Semantung diceritakan Tedi, salahseorang warga Dusun Kerinjing, mulai terjadi pada sekitar 1970-an. Saat itu kenang dia, banyak penduduk yang membuat kebun di kawasan Hutlin. Inilah yang membuat kondisi Hutlin Bukit Semantung saat ini menjadi berubah.

Hingga saat ini ini lanjut Tedi, kawasan Hutlin Bukit Semantung sebagian telah menjadi kebun kopi dan sayur. Banyak penduduk yang menggantungkan hidupnya di sini. Sebagian kawasan lagi masih berupa semak belukar.

Kawasan Hutlin ini disebutkan Tedi, membentang dari beberapa meter setelah Danau Kerinjing ke arah bukit barisan. “Sekitar 50 meter setelah danau, itu sudah masuk kawasan Hutlin,”tutur Tedi.

Akhirnya Dilegalkan

Berkebun di kawasan Hutlin diakui Tedi menyalahi ketentuan negara. Namun katanya, mengusir petani dari sana tidak mungkin dilakukan. Sebab ini sangat terkait dengan kehidupan dan masa depan petani.

Itulah sebabnya lanjut Tedi, pada 2013 lalu sekitar 160 kepala keluarga (KK) yang berkebun di Hutlin Bukit Semantung bergabung dalam sebuah kelompok tani (Poktan). Poktan yang dinamai Bukit Semantung ini mengajukan permohonan kepada kementerian kehutanan.

“Kami minta izin mengelola Bukit Semantung menjadi hutan kemasyarakatan (Hkm). Luas lahan yang kami usulkan mencapai 440 hektar,”terang Tedi yang juga masuk Poktan Bukit Semantung.

Dijelaskan Tedi lagi, dengan HKm, petani dapat tenang. Tak lagi dihantui rasa takut. Istilahnya kata Tedi, yang tadinya ilegal menjadi legal atau resmi. “Alhamdullilah, baru-baru ini izin HKm untuk Poktan Bukit Semantung itu sudah ke luar. Diserahkan langsung oleh presiden,”tuturnya. “Kami dapat izin untuk mengelola lahan seluas 400 hektar berlaku sampai dengan 35 tahun,”katanya lagi.

Setelah mendapatkan izin, Poktan Bukit Semantung berencana untuk melaksanakan berbagai kegiatan. Di antaranya disebutkan Tedi adalah memasang tapal batas di areal kerja HKm. Selanjutnya menanam kayu penghasil buah. “Kemudian melakukan pembinaan terhadap petani. Bagi yang sudah memiliki kebun kopi untuk memperbanyak menanam kayu penghasil buah,”lanjutnya.

Untuk diketahui  Poktan Bukit Semantung merupakan salahsatu di antara 7 Poktan yang mendapatkan restu dari pemerintah untuk mengelola Hutlin menjadi areal kerja HKm. Poktan lain yang sudah mendapatkan izin serupa ialah Kibok. Saat ini Poktan Kibok telah mendapatkan bantuan bibit kayu penghasil buah untu ditanam di areal kerjanya. (ald)

Komentar

Baca Juga