oleh

Edarkan Sabu di Kikim Area, Pendekar Diciduk

LAHAT – Jajaran Satnarkoba Polres Lahat berhasil meringkus tersangka pengedar narkoba. Tersangkanya Dodi alias Pendekar (45), warga Desa Tanjung Aur, Kecamatan Kikim Tengah. Selain tersangka ikut diamankan kakak kandung tersangka yang menjadi kaki tangannya. Yakni Ismed Riadi (47) yang juga tinggal di Desa Tanjung Aur.

Dengan total barang bukti dari dua tersangka ini, yaitu sabu seberat 56, 48 gram, dua butir inex, dan uang Rp 49 juta diduga hasil penjualan narkoba. 

Kapolres Lahat AKBP Ferry Harahap S.Ik  mengungkapkan bahwa penangkapan tersangka berawal dari informasi masyarakat. Bahwa tersangka sering mengedarkan narkoba. Selanjutnya dilakukan penyelidikan.

Pendekar berkuncir dan bermata satu ini ditangkap saat , Minggu (15/9). Polisi menemukan 1 paket sabu seberat 2,6 gram di kantong celananya. Serta dua butir ineks dan uang Rp49juta diduga hasil penjualan narkoba yang dilakukan tersangka di kawasan Kikim Area.

Lalu dari nyanyian tersangka bahwa sabu lainnya disimpan di rumah orang tuanya. 

Hasil pengembangan, ditemukan lagi 20 paket sabu seberat 54, 42gr yang disimpan tersangka Ismed diatas lemari kamar tidur.

“Jadi tersangka ini menitipkan narkoba tersebut kepada kakak kandungnya,” ujar Kapolres Lahat, AKBP Ferry Harahap SIK, didampingi Kasat Narkoba, AKP Bobby Eltarik, Selasa (17/9).

“Orang tuanya kita jadikan saksi. Untuk barang bukti, masih kita kembangkan pelaku dapatnya darimana,” tambah Ferry. 

Pendekar berkuncir mengaku, barang haram itu dibelinya di Air Itam, Kabupaten Pali, Rabu (11/9) lalu. Agar aksinya tidak tercium polisi, mengandalkan 3 kaki tangannya, Pendekar sengaja menjual barang tersebut khusus di wilayah KikimArea.

“Baru lima bulan jual, ini jiga sekaligus untung makai. Kalau jadi pemakai, sudah dua tahun. Ngambil barangnya ketemuan di jalan,” akui Pendekar. (gti)

Komentar

Berita Lainnya