oleh

Edinson Cavani Gabung Man United, Perjuangan Alex Ferguson Baru Terwujud

MANCHESTER – Manchester United mengamankan tanda tangan Edinson Cavani pada hari terakhir jendela transfer musim panas 2020, Senin (5/10) kemarin. Perekrutan Cavani adalah impian manajer ikonik MU, Sir Alex Ferguson yang baur bisa terwujud sekarang.

Manchester United mengambil tindakan terlambat pada hari batas waktu transfer.

Setelah menghabiskan sepanjang musim panas mencoba dan gagal merekrut Jadon Sancho dari Borussia Dortmund, Setan Merah akhirnya merekrut Cavani sebagai gantinya.

Ini adalah langkah yang kontroversi. Beberapa pendukung merasa klub telah melakukan hal yang benar, mendapatkan pemain yang mencetak 200 gol dari 301 penampilan selama masa tujuh tahun yang gemerlap di Prancis.

Lagipula, pemain gratis terakhir yang ditandatangani United dari PSG tidaklah buruk. Zlatan Ibrahimovic mengantongi 28 gol selama satu-satunya musim penuhnya di klub dan andai tidak didera cedera parah, mungkin Ibra mencetak lebih banyak gol.

Cavani, pada usia 33 tahun, tampaknya telah melewati puncak karirnya. Ia hanya akan menggunakan sisa-sisa kehebatannya selama karirnya di Old Trafford.

Meskipun dia menegaskan motivasinya untuk sukses, dia mengatakan setelah kedatangannya: “Manchester United adalah salah satu klub terbesar di dunia, jadi merupakan kehormatan nyata berada di sini.”

“Saya telah bekerja sangat keras selama waktu istirahat dan saya merasa ingin bersaing dan mewakili klub yang luar biasa ini.

“Saya berharap untuk terus menulis cerita kecil saya di dalam buku sepak bola dan saya tahu itulah mengapa fokus saya harus tetap sama seperti biasanya – bekerja, bekerja, bekerja.”

Dikutip Pojoksatu.id dari Express, Alex Ferguson pernah berjuang keras untuk membawa striker Uruguay itu ke Old Trafford.

Bahkan hal itu dilakukan Ferguson saat bukan lagi manajer Setan Merah. Tepatnya pada musim panas 2014.

Atas nama David Moyes (manajer MU waktu itu) Sir Alex menghubungi pelatih Paris Saint-Germain, Laurent Blanc, mantan anak asuhnya.

Sayangnya untuk dirinya dan Moyes, Blanc bersikeras striker itu tidak dijual. Dia baru bergabung setahun sebelumnya tetapi dia dipandang penting untuk masa depan mereka.

Moyes bertanggung jawab pada saat itu tetapi dikatakan ‘nyaman’ dengan kehadiran Ferguson di belakang layar.

Pelatih asal Skotlandia itu merasa Cavani akan menjadi rekrutan yang bagus untuk United pada saat itu, tetapi dia gagal mendaratkan penyerang tersebut, malah memilih untuk memprioritaskan gelandang dan bek kiri baru.

Akhirnya, Moyes dipecat pada 2014.

Tapi Cavani sekarang di Liga Premier dan bertekad menjadi bintang baru Old Trafford. Dia pasti mendapat dukungan dari bos baru Ole Gunnar Solskjaer, yang berkata: “Edinson adalah profesional pamungkas berpengalaman yang selalu memberikan segalanya untuk timnya,” kata pelatih Norwegia itu. (fat/pojoksatu)

Komentar

Berita Lainnya