oleh

Edukasi Melek Pengelolaan Keuangan

PALEMBANG – Belum maksimalnya pengelolaan keuangan pelaku usaha mikro kecil dan menengah, mengiring FE Unsri Jurusan Akuntansi, mengedukasi kalangan pengusaha milenial untuk melek Pengelolaan Keuangan.

Ketua pelaksana Hj.Rochmawati Daud S.E., M.Si., Ak., CA mengatakan, laporan keuangan pada suatu usaha menjadi penting. Karenanya, Pengusaha Milenial harus menyusun Laporan Keuangan (LK) atas usahanya. “LK adalah informasi keuangan untuk mengetahui kinerja perusahaan yang bermanfaat dalam pengambilan keputusan baik manajemen maupun bagi kreditor dan investor, ” Kata Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Serta Analisis Kesehatan Usaha Dimasa Pandemi Covid 19, Bagi Pengusaha Milenial di kota Palembang”, yang dilaksanakan secara daring menggunakan zoom kemarin.

Selain itu, sambung dia, LK juga diperlukan untuk keperluan perpajakan. mengingat PP 23 Tahun 2018, yang mengatur bahwa UMKM dengan omzet Rp 4,8 Miliar dikenakan tarif pajak final 0,5% dari omzet hanya berlaku paling lama sampai 2024. Kemudian, perusahaan memerlukan LK untuk menetapkan pajak terhutang. “Nah pada pandemi Covid -19 , PPh Final bagi UMKM untuk pelaku usaha dengan penghasilan bruto tidak lebih dari Rp 4,8 M setahun tidak perlu membayar
.
Mulai bulan April- Desember ditanggung pemerintah),” ucap dia.

Pihaknya juga memberikan edukasi bagaimana melakukan analisis kesehatan usaha dengan menganalisis laporan keuangan menggunakan rasio keuangan yang disampaikan oleh Patmawati, SE.,M.Si.,Ak.,CA. Pada bagian akhir dan yang terpenting diberikan ilustrasi penyusunan LK menggunakan aplikasi komputer oleh Meita Rahmawati, S.E., M.Acc., Ak., CA,.

Dengan pelatihan ini diharapkan pengusaha milenial dari bidang non akuntansi, dapat menyusun LK berdasarkan SAK EMKM (Standar Akuntansi Entitas Mikro Kecil dan Menengah) dengan mudah dan cepat. ” SAK EMKM disusun untuk mendorong dan memfasilitasi kebutuhan pelaporan keuangan UMKM dan pendorong literasi
keuangan bagi EMKM di Indonesia serta pengembangan pedoman atau panduan akuntansi untuk UMKM, ” katanya. (yun)

Komentar

Berita Lainnya