oleh

Efek Corona Pedagang Bendera Lesu

MURATARA – Dampak pendemi Corona, sejumlah pedagang bendera di sepanjang Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Muratara, mengeluh sepi pengunjung.

Pedagang musiman ini, mengaku memang mengincar momen perayaan 17 Agustus untuk meraih untung. Namun sejak satu minggu terakhir mereka mengaku belum banyak menjual produk di pasaran.

Asep pedagang bendera yang sempat dibincangi di sekitar Jalinsum Muratara, Kamis (13/8) mengaku, sudah dua minggu terakhir mereka memulai aktivitas menjajakan atribut bendera. Namun traksaksi jual beli brnderi di 2020 ini terbilang lebih sepi dari tahun lalu.

“Saya satu minggu dagang di pinggir jalan, mulai dari jam 08.00 WIB sampai sore, satu minggu cuma laku satu. Mungkin karena sekarang lagi musim Corona, jadi antusias warga itu berkurang,” katanya.

Dia mengaku semua produk itu mereka bawa langsung dari Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat dengan modal yang tidak sedikit. Harapannya di perayan 17 agustus 2020 ini ada keuntungan yang bisa mereka dapatkan.

“Tapi itulah karena sepi kami tidak bisa berharap banyak. Mungkin menjelang perayaan hari kemerdekaan nanti ada yang beli banyak,” timpalnya.

Asep mengungkapkan, keuntungan yang mereka dapat di tahun sebelumnya bisa mencapai 3-5 juta dari berjualan bendera. Setiap bendera di hargai sesuai dengan ragam variasi mulai dari Rp10-250 ribu/unit.

“Kalau tahun lalu banyak yang borong, kadang dari kantor kantor ada juga dari desa dan warga biasa. Tapi kalau sekarang belum ada yang borong seperti tahun lalu,” ungkapnya.

Sementara itu, Camat Rupit, Deni Andri mengatakan, aktivitas pedagang dadakan disepanjang Jalinsum memang sering muncul di momen moment tertentu. Sejak tiga tahun terakhir sudah banyak pedagang musiman dari luar daerah yang masuk ke Muratara untuk transaksi ekonomi.

Pihaknya meminta para pedagang tetap tertib dan tidak menjajakan dagangan mereka, sehingga mengganggu aktivitas pengguna jalan. “Mereka pedagang musiman. Tapi mereka harus tertib jangan sampai mengganggu pengguna jalan,” imbaunya.(cj13)

Komentar

Berita Lainnya