oleh

Eksekusi Lambat, Pembangunan Bumi Perkemahan di Palembang Molor

PALEMBANG  – Meskipun sejak dua tahun lalu Mahkamah Agung (MA) memutus bahwa lahan yang disengketakan di RT 22 Kelurahan Gandus Kecamatan Gandus, dimenangkan oleh penggugat dan memerintahkan PN Palembang ini untuk melakukan eksekusi, namun hal ini belum terlaksana.

Sehingga pihak penggugat mendesak agar hal ini dapat dilaksanakan segera.

“Kalau dalam amar putusannya, MA ini mengabulkan gugatan kita dan juga menguatkan putusan di tingkat kedua atau PT Palembang maupun tingkat pertama di PN Palembang. Dalam amar putusannya mengembalikan hak atas sebidang tanah dengan luasnya sekitar 5 ha ke Kwartir Daerah (Kwarda) Sumsel. Sampai sekarang, eksekusi atas tanah tadi belum juga dilakukan eksekusi oleh pihak PN Palembang selaku eksekutor putusan MA tersebut,” ujar Sekretaris Kwarda Sumsel, Amriadi.

Masih katanya, awal dari gugatan ini terjadi beberapa tahun silam ketika itu tergugat menumpang tanah untuk berkebun. Karena saat itu tidak ada masalah, tiba-tiba tanah tadi dijualkan oleh tergugat tanpa sepengetahuan penggugat.

Padahal, lahan ini sendiri merupakan hibah dari pengurus yang lama dan akan dibangunkan Bumi Perkemahan (Buper) bagi Pramuka di Sumsel ini.

“Bahkan untuk mempercepat eksekusi tadi, kita juga sudah menyurati pihak pengadilan untuk segera dilakukan upaya eksekusi. Namun beralasan di atas lahan tadi ada tanam tumbuh, sehingga tidak dapat dieksekusi. Atas tanam tumbuh tadi, kita juga temui tergugat dan akan mengganti biaya atau membelinya. Ketika itu tergugat mengatakan, biaya di bawah Rp 40 juta dan kita sanggupi Rp 40 juta. Tapi sampai sekarang belum juga ada upaya eksekusi,” terangnya.

Akibat terus berlarutnya eksekusi atas lahan ini, diakuinya pembangunan dari Buper di Gandus ini mundur dari pada jadwal.

Padahal nantinya ini akan digunakan untuk event-event Pramuka yang ada di Sumsel. Baik itu Jambore daerah maupun perkemahan Sabtu Minggu.

“Kita cuma minta ini bisa cepat, sebab ini juga digunakan untuk Pramuka dan anak bangsa. Mohon kiranya agar hal ini juga bisa dipertimbangkan. Sebab lahan tadi, akan digunakan sepenuhnya kegiatan Pramuka. Jadi, kalau proses eksekusi berjalan cepat, maka pembangunan dari Buper ini juga cepat selesai dan segera bisa digunakan,” tegasnya.

PLT Humas PN Palembang, Adi Prasetya SH saat dihubungi melalui ponselnya maupun pesan singkat di WhatsApp Messenger tidak dijawab. (AFI)

Komentar

Berita Lainnya