oleh

Eksekutor Penyiram Cuka Parah Ditangkap, ini Tampangnya…

SUMEKS.CO, PALEMBANG – Unit Pidana Umum (Pidum) dan Team Anti Bandit (Tekab) 134 Satreskrim Polrestabes Palembang mengamankan pelaku Daftar Pencarian Orang (DPO) eksekutor penyiraman air keras terhadap korban Aminuddin (35), warga Jl Padat Karya, Lr Mangga III, Kecamatan Sukarami Palembang, pada Ahad (25/4) sekira pukul 23.00 WIB.

Pelakunya yakni Indra Julizar (40), warga Jl KH Wahid Hasyim, Lr Aman I, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang diamankan di kediamannya tanpa perlawanan, Senin (7/6) sekitar pukul 21.30 WIB.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra melalui Kasat Reskrim Kompol Tri Wahyudi mengatakan bahwa pelaku merupakan target operasi yang masuk dalam DPO kasus penyiraman air keras.

Menurutnya, peran pelaku saat kejadian menyiapkan air cuka parah, pelaku Kiki yang sudah tertangkap, ingin berpura-pura menanyakan di mana tempat membeli batu bata, pelaku Erwin sudah tertangkap.

Kemudian pelaku Deni (DPO) yang berperan menjaga situasi, saat korban berbalik arah berdepanan dengan pelaku Kiki disaat itulah menyiramkan air keras kearah dada korban yang sebelumnya pelaku Kiki simpan di tangan kanan.

“Dalam aksinya ini pelaku memasukkan air keras ini ke dalam botol shampo my baby yang ditutup dengan plastik diikat dengan karet gelang,” ujar Tri Wahyudi, Selasa (8/6).

Akibat kejadian itu, korban menderita luka bakar dibagian muka, kedua tangan dan dada sehingga harus menjalani perawatan medis yg cukup serius.

Lanjutnya, adapun modus operandi dari peristiwa penganiayaan ini dilatar belakangi dari sakit hati saudara Daeng (DPO) terhadap korban sehingga mengutus Devi Suceng (DPO) untuk membayar para pelaku.

“Atas pengembangan dari perkara penusukan anak korban yang dilakukan oleh pelaku Erwin dan pelaku Kiki, sehingga anggota kita berhasil mengamankan pelaku di kediamannya,” ujarnya.

Sementara itu, pelaku Indra mengakui bahwa dirinya telah melakukan penyiraman air cuka parah terhadap korban.

“Saya melakukan hal itu karena saya dibayar oleh Dewi Suceng (DPO) sebesar Rp1,3 juta,” tukasnya. (dey)

Komentar

Berita Lainnya