oleh

Empat Hari Air PDAM di Baturaja Mati

BATURAJA – Ribuan pelanggan air bersih dari PDAM Tirta Raja mengeluhkan tidak mendapatkan air bersih. Pasalnya, aliran air bersih dari lokasi pengolahan air bersih (WTP) Bakung mengalami gangguan kendala listrik dan mesin pompa.

“Sudah empat hari ini air dari PDAM Tirta Raja tidak mengalir,” keluh Saad, pelanggan air PDAM Tirta Raja yang tinggal di Jl Imam Bonjol Baturaja, Jumat (3/6).

Saad mengaku kesal dengan tidak mengalirnya air PDAM. Padahal di tempat tinggalnya air hanya mengalir dua hari sekali. Dia tidak tahu persis penyebab distribusi air bersih PDAM mati dalam empat hari terakhir.

Dia menyayangkan tidak adanya pengumuman yang disampaikan pihak manajemen PDAM Tirta Raja. Padahal hal ini menyangkut pelayanan kepada pelanggan banyak. “Kita pelanggan ini kan bayar. Kalau air tidak ngalir bayar apa namanya,” katanya kesal.

Pelanggan juga ada yang menanyakan kepada petugas di booster di dekat STM. Boster ini menjadi lokasi pendistribusian air ke lokasi yang lebih jauh. “Katanya ada jalur pipa yang pecah,” sebutnya.

Pelanggan PDAM lainnya, Agus juga mengeluhkan kondisi air PDAM Tirta Raja yang tidak mengalir tersebut. Menurutnya, kondisi tersebut menyulitkan pelanggan yang selama ini mengandalkan air bersih dari PDAM.

Karena persediaan air sudah menipis di rumahnya, Agus mengatakan terpaksa membeli air dari pedagang keliling. Ini menambah pengeluaran yang sudah terbebani selama masa covid 19. “Terpaksa membeli air Pak. Satu tedmon ukuran 1.000 liter itu dijual Rp 50.000,” keluhnya.

Terpisah, Direktur PDAM Tirta Raja Abi Kusno melalui Humasnya, Fanco ketika dikonfirmasi membenarkan distribusi PDAM dari WTP Bakung yang terganggu.

“Kalau dua hari lalu gangguan disebabkan panel listrik pada pompa di Intake Bakung,” kata Fanco. Fanco sendiri mengaku belum tahu, sampai kapan aliran air kembali mengali kepada pelanggan. (bis)

Komentar

Berita Lainnya