oleh

Enam Calon, Cuma Satu Ikut Pencoblosan

H Syarif Hidayat KTP Muratara

MURATARA – Saat Pemilihan Umum Kepala Daerah serentak yang dilaksanakan 9 Desember 2020 mendatang. Hanya satu Calon Bupati Kabupaten Muratara, yang akan melakukan pemilihan secara langsung di Kabupaten Muratara.

Menjelang tahapan kampanye Pilkada serentak 2020, banyak kondisi unik yang tersaji dalam nuansa politik di Kabupaten berslogan berselang serundingan ini. Pasalnya, dari tiga Paslon Bupati-Wakil Bupati, dengan enam peserta Pilkada.

Hanya satu orang peserta Pilkada yang bakal melakukan pemilihan langsung yakni H Syarif Hidayat. Hal ini diungkapkan langsung oleh Komisioner KPUD Muratara, Divisi teknis Ardianto, di dampingi kasubag Data KPUD Muratara, Busairi, Senin (28/9).

“Calon peserta Pilkada nanti cuma satu orang yang mencoblos di Muratara, itu pak Syarif Hidayat. Peserta yang lainnya tidak boleh ikut mencoblos, karena tidak masuk dalam data pemilih,” katanya.

Penyataan itu sesuai dengan Peraturan KPU No19 Tahun 2019 yang mendefinisikan DP4 sebagai data yang disediakan oleh Pemerintah berisikan data penduduk yang memenuhi persyaratan sebagai Pemilih pada saat Pemilihan diselenggarakan.

“Hanya satu Peserta Pilkada yang memenuhi syarat pemilih. itu sudah kita kroscek langsung, saat coklit data pemilih di Muratara,” tegasnya.

Busairi menjelaskan, jika H Syarif Hidayat merupakan satu satunya peserta Pilkada Muratara 2020, yang memiliki KTP berdomisili di wilayah Kabupaten Muratara. Dengan alamat Desa Terusan, Kecamatan Karang Jaya, kabupaten Muratara.

“Untuk lima peserta Pilkada lainnya, mereka hanya mempunyai hak boleh dipilih, tapi tidak boleh memilih saat Pencoblosan,” timpalnya. Lima peserta Pilkada lainnya, rata rata miliki KTP yang berdomisili di luar kabupaten Muratara.

Seperti H Devi Suhartoni KTP domisili di jakarta, H Surian KTP domisili Jakarta, Baikuni  KTP Domisili Batam, H Akis Ropi Ayub KTP Domisili di kota Lubuklinggau, dan Ustad Innayatullah KTP Domisili di kota Lubuklinggau.

Minggu (27/9), KPUD telah melaksanakan uji publik terhadap Daptar Pemilih Sementara (DPS), Pilkada Muratara. Kecamatan Rawas Ilir memiliki 13 Desa dengan jumlah 71 TPS dengan jumlah pemilih laki-laki  9.985, perempuan 9.607 dengan total DPS sebanyak 19.592 Hak pilih.

Rawas Ulu memiliki 17 Desa dengan jumlah 71 Tps dengan jumlah pemilih laki-laki 13.041, perempuan 13.173 dengan total DPS sebanyak 26.214 hak pilih.

Ulu Rawas memiliki 7 Desa dengan jumlah 7 Tps dengan jumlah pemilih laki-laki 4.749, perempuan 4.587 dengan total DPS sebanyak 9.336 hak pilih.

Nibung memiliki 11 Desa dengan jumlah 53 Tps dengan jumlah pemilih laki-laki 9.530, perempuan 8.804 dengan total DPS sebanyak 18.154 hak pilih

Karang Dapo memiliki 9 Desa dengan jumlah 45 Tps dengan jumlah pemilih laki-laki  7.777, perempuan  7.836 dengan total DPS sebanyak 15.613 Hak pilih.

Rupit memiliki 17 Desa dengan jumlah 83 Tps dengan jumlah pemilih laki-laki 15.291, perempuan 15.436 dengan total DPS sebanyak 30.727 Hak pilih. Karang Jaya memiliki 15 Desa dengan jumlah 73 Tps dengan jumlah pemilih laki-laki 12.218, perempuan 12.071 dengan total DPS sebanyak 24.289.

Dengan total pemilih Laki-laki  72.411 Hak pilih, pemilih Perempuan 71. 514 Hak pilih, dengan total DPS di kabupaten Muratara berkisar 143.925 Hak Pilih.(cj13)

Komentar

Berita Lainnya