oleh

Enam Pelaku Pengrusakan Mobil Dinas Polisi Diamankan

PALEMBANG – Enam peserta aksi demo penolakan UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Sumsel, Kamis (8/10), diamankan.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji menerangkan keenam pelaku, empat diantaranya ditangkap Tim Jatanras Polda Sumsel dan dua orang lainnya ditangkap Polrestabes Palembang.

Menurut, Anom ditangkapnya keenam pelaku ini terbukti merusak mobil Provos, Dit Pamobvit Polda, Sumsel serta satu unit mobil ambulans milik Polri menggunakan benda-benda seperti batu dan kayu. Tak hanya mobil, puluhan motor milik petugas, pagar DPRD beserta warga juga ikut dirusak massa.

“Alat buktinya ada, rekaman CCTV. Barang buktinya juga ada, batu-batu, kayu. Para pelaku mengakui perbuatan mereka. Sedangkan untuk seluruh kerugian seluruhnya yakni senilai miliaran,” kata Anom, Jumat (9/10).

Anom mengaku untuk Keenam pelaku yang ditangkap merupakan lima orang pelajar SMK dan seorang warga sipil.

“Atas ulahnya juga kini keenam pelaku yang telah ditetapkan tersangka ini dijerat Pasal 170 KUHP tentang kekerasan terhadap orang maupun barang dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” ujarnya.

Diketahui, Enam pelaku diantaranya MI (16), warga Talang Kelapa; RI (16), warga Talang Kelapa;  HI (19) , warga Talang Betutu; ED (16), warga Lebong Siarang; GT (17), warga Sukabangun; dan DW (20) warga Lebong Siarang.

Terpisah, seorang pelaku RI mengaku diajak menggelar aksi unjuk rasa oleh mahasiswa. “Saya diajak mahasiswa, ‘ayo kita demo untuk masa depan kita’. ‘Ayo’ saya bilang,” ujar RI. (dey)

Komentar

Berita Lainnya