oleh

Enam Rumah di Sekayu Hangus Dilahap Si Jago Merah

Sekayu – Kebakaran melanda pemukiman warga di Kelurahan Balai Agung Kecamatan Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin. Peristiwa yang terjadi pukul 02.00 WIB, Rabu (30/12) itu meludeskan 6 rumah warga setempat.

Enam rumah yang terbakar yakni rumah Tarmizi,  Zulkarnain, Lukman Hakim, M Nuh, Nuraini, dan Hendra. Keenam rumah tersebut habis rata dengan tanah dilalap api, dan api berhasil dipadamkan selama 3 jam dengan dibantu 3 unit mobil pemadam kebakaran dan 11 regu pemadam dari BPBD Muba

Kapolsek Sekayu Iptu Ade Nurdin melalui Kanit Reskrim Polsek Sekayu Ipda Lekat Hariyanto menjelaskan api pertama kali diketahui dari kediaman Lukman. “Diduga akibat korsleting listrik dari kamar belakang rumah, kemudian menyambar yang lain hingga membesar,” ujar Lekat.

Beruntung tidak ada korban jiwa, “hanya kerugian material mencapai Rp500 juta,” tukasnya.

Sementara api sendiri cepat membesar lantaran rumah terbuat dari kayu ditambah angin dalam keadaan kencang hingga menyambar rumah disekitar. Masyarakat yang mengetahui kejadian itu langsung melakukan pemadaman seadanya, sedangkan para korban berusaha menyelamatkan diri.

Api baru berhasil dijinakkan 2 jam kemudian atau sekitar pukul 04.00 WIB setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) dibantu masyarakat melakukan pemadalam.

“Saya tidak tahu, saat itu saya sedang duduk diliar rumah. Sedangkan adik saya tidur di dalam rumah. Saya lihat api sudah besar di tengah rumah dan saya langsung masuk menyelamatkan adik saya,” ujar korban Lukman

Usai menyelamatkan diri, sambung Lukman, dirinya melihat api makin membesar dan menyambar rumah-rumah yang ada di sekitarnya. “Api langsung cepat membesar, kita tidak dapat menyelamatkan harta benda apapun. Diduga percikan api dari dalam rumah,” jelas dia.

Sementara, korban Yudi (35), mengatakan, saat kebakaran dirinya dan orang tua sedang tertidur di dalam rumah. “Kami sedang tidur, tiba-tiba dibangunkan warga kalau ada kebakaran,” kata dia.

Mengetahui hal itu, dirinya dan orang tua langsung menyelamatkan diri. “Tahunya api sudah besar, saya langsung menyelamatkan diri, api cepat besar karena angin kencang, semua harta benda habis,” tandas dia.

Pagi harinya, Sekretaris Daerah Muba Drs Apriyadi MSi langsung turun ke lokasi kebakaran guna menyambangi warga untuk memberikan bantuan hingga rumah singgah untuk pengungsian sementara . “Ada bantuan sementara sebesar Rp1 juta untuk setiap keluarga, dan baju seragam sekolah hingga sembako semuanya akan ditanggung sementara mengungsi ini,” ungkap Apriyadi.

Dikatakan Apriyadi, semua perangkat dinas terkait juga menyalurkan bantuan mulai dari BPBD, Dinsos, Kecamatan, Kelurahan, dan Baznas. “Semua bantuan akan disalurkan, dan untuk sementara disiapkan rumah singgah baik dari Dinsos Muba dan Baznas Muba” ujarnya.

Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin mengucapkan rasa duka atas kejadian insiden kebakaran tersebut. “Saya atas nama pribadi dan keluarga besar mengucapkan rasa duka, semoga kesedihan tidak berlarut. Pemkab Muba akan maksimal memberikan bantuan kepada keluarga yang menjadi korban kebakaran ini,” ucapnya.

Sementara itu, salah satu korban kebakaran, Tarmizi mengucapkan Terima kasih atas respon cepat Pemkab Muba yang memberikan bantuan hingga menyiapkan rumah singgah untuk pengungsian sementara.

“Terima kasih pak Bupati dan pak Sekda serta Perangkat Kelurahan, Kecamatan serta Dinas terkait. Kami merasa sangat tertolong dengan bantuan yang disalurkan,” ucap Tarmizi. (Kur)

Komentar

Berita Lainnya