oleh

Enam Tersangka Curanmor Spesialis Masjid Ditangkap

Baturaja – Polsek Baturaja Timur berhasil menangkap enam orang pelaku Spesialis Curanmor antar Provinsi yang sering beraksi di sejumlah masjid di kabupaten OKU. Pengungkapan tersebut berhasil Setelah dua tersangka ditangkap lebih dulu yakni Deka dan Jek.

Usai menangkap dua tersangka Kemudian menyusul kawanan tersangka lainya inisial AS, SY, NV dan WD. Para tersangka terpaksa dihadiahi timah panas polisi lantaran melakukan perlawanan saat akan ditangkap.

Para pelaku merupakan kelompok Lampung yang sengaja datang ke Baturaja untuk menjalankan aksinya. Pelaku Curanmor ini mengincar sepeda motor di parkiran masjid saat jamaah solat.
Dalam setiap beraksi pelaku hanya membutuhkan waktu 15 detik saja dan langsung bisa membawa kabur sepeda motor incaranya. Masjid dipilih karena waktu mencuri lebih panjang.

Tersangka Junri Zakaria (26) alias Jek warga Desa Tanjung Raja Giham RT 01 RW 01 Kecamatan Belambangan Umpu Kabupaten Way Kanan Provinsi Lampung yang merupakan otak pelaku. dihapadan polisi mengungkapkan sepeda motor yang tidak terkunci stangnya lebih susah dirusak tornya dibanding yang terkunci stang.

Selain itu sepeda motor yang dikunci stang kekanan juga cukup susah diambil. Pelaku juga mengincar satu merk motor saja karena mudah menjualnya dan harga cukup tinggi.

“Motor Yamaha nmax juga susah. susah pak kalau motor ngak dikunci stang cukup lama waktunya. Saya ambil hanya 15 detik saja langsung bisa bawa kabur motor,”jelas Jek dihadapan Polisi, Minggu (4/10/2020) siang.

Sementara Waka Polres OKU Kompol Edi Rahmad Mulyana S.Ik saat menggelar konfrensi pers di Polsek Baturaja Timur menegaskan keenam pelaku warga yang sama dan sengaja beraksi di kota Baturaja OKU.

Dalam menjalankan aksinya kata Kompol Edi keenam pelaku secara bergantian, sementara otak pelaku Jek sebagai pemetik kendaraan. Dalam sehari keenam pelaku bisa mengambil motor sebanyak dua sampai tiga motor dan dijual di way kanan Lampung dengan harga 3-4 juta rupiah.

Dari Hasil penyelidikan sementara dan laporan warga ada sebelas TKP yang telah digadak mereka. “Itu kemungkinan bisa bertambah, enam pelaku ini semua mantan residivis dengan berbagai kasus. Mereka ini berbagi tugas ada yang memetik ada yang menjual. Motornya langsung dibawa ke Lampung,” jelas Kompol Edi.

Dari tangan pelaku saat ini polisi berhasil mengamankan lima sepeda motor dua diantaranya digunakan mereka beraksi, satu senjata api rakitan, topi polisi, empat kunci leter T dan handphone.

Pelaku terancam tujuh tahun penjara.saat ini polisi masih melakukan pengejaran tersangka lain dan mengumpulkan beberapa barang bukti lainya. ” Kita masih mengejar barang bukti dan pengembangan pada kasus lainnya,” pungkasnya. (Ar)

Komentar

Berita Lainnya