oleh

English CAMpung Dikunjungi Duta Literasi

SUMEKS.CO, PALEMBANG – English CAMpung di Kampung pandai 13 Ulu dikunjungi Duta Literasi Sumsel Ratu Tenny Leriva, Sabtu (15/1) pukul 14.00 WIB.

Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Riza Fahlevi, Kepala Dinas Perpustakaan Sumsel Fitriana, Kepala SMAN Sumsel Iswan Djati Kusuma dan Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sriwijaya Misnaniarti.

Program itu memberikan metode pelajaran dasar agar anak mengerti bahasa inggris dasar dan mendapat nilai memuaskan, selain belajar juga disuguhkan hiburan menyanyi dan bermain, saat kunjungan tersebut ditambah hadiah uang pembinaan untuk anak-anak. Dalam program itu juga terdapat penyerahan buku literasi untuk pembelajaran anak yang ditulis volunter English Campung.

Inisiator English CAMpung Najmah sangat senang ketika dikunjungi dan berterima kasih kepada volunter yang telah membantu membina anak didik di tempat tersebut.

“Program ini bersifat sukarela, saya terimakasih kepada volunter selama ini membantu, dan pihak yang mangunjungi,” kata Najmah.

Najmah juga mengatakan bahwa bahasa Inggris penting dipelajari mulai saat kecil, dengan mempelajarinya, anak-anak dapat sekolah atau kuliah beasiswa dan mendapat nilai rapot bagus.

“Meningkatkan daya ingat anak, juga tentunya” katanya

Happy Jordanti Executive Leader Campung English Menambahkan, English Campung terdiri dari 2 kegiatan pendidikan yaitu belajar bahasa inggris dasar dan mengenal tubuh.

“Mengenal tubuh sedini mungkin agar terhindar dari pelecehan seksual,” tuturnya.

Sementara itu, Duta Literasi Sumsel Ratu Tenny Leriva mengungkapkan Kampung pandai 13 ulu dengan program English CAMpung untuk anak-anak, ia sangat mendukung program tersebut. Harapannya semoga menjadi contoh bagi kampung lain agar lebih banyak lagi fasilitas pembelajaran seperti taman baca dan tempat belajar gratis.

“Agar meningkatkan pendidikan bagi anak-anak Sumsel,” ungkapnya.

Disisi lain Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Riza Fahlevi menuturkan dirinya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada inspirator yang telah memberi pendidikan.

“Dengan adanya ide dari inspirator, anak-anak dapat menambah pendidikannya,” tukasnya. (Mg01)

Komentar

Berita Lainnya