oleh

Euro4 Buka Peluang Ekspor, Isuzu Terapkan Commonrail Sejak 2011

JAKARTA – Penerapan Euro4 pada April 2022 dipastikan akan membuka peluang ekspor kendaraan ke berbagai negara. Seperti diketahui, sejumlah negara telah menerapkan kebijakan tersebut karena lebih ramah lingkungan dan efisien. Bahkan pemerintah menargetkan angka ekspor pada 2025 nanti bisa mencapai 1 juta unit.

“Dengan adanya standar emisi yang sama akan membuka peluang dan meningkatkan daya saing, ujar Dodiet Prasetyo, Kasubdit Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika Kementerian Perindustrian.

Pemerintah sendiri hingga saat ini terus memfinalisasi aturan penerapan Euro4 tersebut, dimana seharusnya diterapkan pada April lalu.

Diketahui, beberapa faktor yang mengakibatkan penerapan standar emisi Euro4 untuk kendaraan diesel itu ditunda. Seperti impor komponen dan suku cadang kendaraan Euro4 dari negara pemasok belum pulih dari dampak pandemi, kemudian antrian fasilitas pengujian masih terbatas untuk kendaraan lebih kurang 3,5 ton.

Selanjutnya pemenuhan kebutuhan tenaga ahli untuk pengembangan teknologi baik dari sisi produksi maupun uji coba juga terkendala pandemi dan tambahan teknologi standar baku mutu emisi Euro4 yang bakal berdampak pada harga jual sehingga dikhawatirkan tidak terserap pasar yang saat ini daya beli menurun. Terkait dengan bahan bakarnya, pihak Kementerian ESDM dan Pertamina telah berkomitmen jika diterapkan April 2022 nanti, maka per 1 Januari 2022 sudah bisa sediakan BBM-nya.

Komentar

Berita Lainnya