oleh

Fasilitas “Pondok Sabu” di Dusun I Desa Saud Digerebek Polres Muba

SEKAYU  – Sepak terjang Atai (32) warga Desa Saud, Kecamatan Batang Hari Leko, Muba sebagai penyedia tempat dan pengedar narkoba berakhir. Itu setelah pondok “sabu” yang ia sediakan di dusun I Desa Saud, Kecamatan BHL digrebek aparat Satuan Reserse Narkoba, Jumat (4/9).

“Pengedar ini sudah sangat meresahkan warga masyarakat. Modusnya, jadi kalau orang beli narkoba langsung di sediakan tempat dan peralatan. Maka dengan itu dua orang pemakai juga kita ciduk dari Pondok Pelaku yang mengedarkan narkoba,” ungkap Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SH SIk melaluo Kasatres Narkoba AKP Jonroni Hasibuan SH.

Tersangka Atai tak bisa berkelir setelah petugas yang melakukan penggeledahan mengamankan barang bukti berupa satu paket narkotika diduga jenis sabu dengan berat 0,13 gram, 9 pirex kaca, 2 bal plastik bejing san 1 kota plastik bening, 1 sekop plasti, uang tunai Rp100 ribu.

Tersangka sendiri kepada polisi mengakui mendapatkan barang dari seornag bandar yang saat ini sedang dalam penyelidikan. Dia mengakui juga menyiapkan tempat dan peralatan bagi pelanggannya yang hendak nyabu.

Ditempat yang sama petugas juga mengamankan dua orang pelanggan Atai yang juga pemakai narkoba, keduanya Kadek Jaye (41) dan Asep (23) keduanya warga Desa Dawas, Kecamatan Keluang, Muba.

Dari tangan mereka petugas mengamankan 1 buah pirex kaca yang di duga masih berisikan sisa zat narkotika jenis shabu dengan berat Bruto 1,14 gram, seperangkat alat hisap sabu /bong, 1  Buah jarum sumbu ditemukan pada kedua orang pemakai tersebut.

“Tiga pelaku yang kita amankan, saat ini masih dalam penyidikan kita,” tukas Jonroni.

Ketiganya kata Jon dijerat dengan pasal 114 dan 112 Undang-undang Narkotika No. 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun maksimal 20 tahun atau seumur hidup. (Kur)

 

 

Komentar

Berita Lainnya