oleh

Film Story of Kale: When Someone’s in Love Tembus 100 Ribu Penonton

SUMEKS.CO- Film Story of Kale: When Someone’s in Love tembus 100 ribu penonton hanya dalam 3 hari penayangan di platform Bioskop Online. Film arahan sutradara Angga Dwimas Sasongko itu tayang perdana pada 23 Oktober 2020.

Film ini dibintangi Aurelie Moeremans dan Ardhito Pramono. Aurelie memerankan karakter Dinda sementara Dito berperan sebagai Kale. Mereka beradu akting diceritakan sebagai pasangan kekasih namun dalam perjalanannya terlibat hubungan tak sehat atau toxic relationship.

Angga selaku sutradara bangga film garapannya ternyata sukses mencuri perhatian banyak orang sehingga ditonton 100 ribu penonton dalam waktu 3 hari penayangan. “Senang banget bisa dapat apresiasi seperti ini. Karena model pay per view di Indonesia belum punya preseden yang kuat,” katanya.

Angga berharap, penayangan film Story of Kale: When Someone’s In Love menjadi momen berkembangnya industri film yang ditayangkan melalui platform streaming digital. Sehingga ke depannya masyarakat dapat menikmati tontonan film melalui beberapa cara, di samping menonton secara konvensional di bioskop.

“Ini bukan cuma tentang filmnya, tapi cara distribusinya. Semoga akan mengubah permainan dalam industri film dan relasi film dengan penonton,” ucap lelaki yang juga menyutradarai film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI) tersebut.

Proses syuting Story of Kale: When Someone’s in Love dilakukan di tengah pandemi Covid-19. Kru dan para pemain pun diharuskan melakukan tes swab sebelum syuting berlangsung. Buka hanya itu, mereka juga diharuskan mengikuti protokol kesehatan saat syuting berlangsung.

Aurelie Moeremans mengenang saat dirinya diminta untuk terlibat dalam film yang memasukkan unsur musikal ke dalam film. Aurelie mengaku tidak perlu berpikir panjang untuk menerima film ini. Sebab dia sudah jatuh cinta pada film NKCTHI.

“Seneng banget waktu ditawarin Mas Angga main di film ini. Apalagi dikasih tantangan selain berakting
juga duet dengan Ardhito,” katanya.

Menurut Aurelie, cerita dalam film ini memiliki kesamaan dengan kisah hidupnya dimana dia juga pernah mengalami toxic relationship. Aurelie berharap para penonton bisa mengambil pelajaran film ini.

“Aku dulu juga pernah mengalami toxic relationship. Semoga kita bisa sama- sama belajar dari film ini,” ujar Aurelie Moeremans. (jawapos)

Komentar

Berita Lainnya