oleh

FKUB Minta Warga Waspadai Aliran Sesat‎ ‎

-Sumsel-132 views
MURATARA – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Muratara, minta masyarakat ikut memantau mengawasi aktivitas keagamaan yang menyimpang, sehingga tidak muncul penyebaran aliran sesat. Ketua FKUB Muratara M Ali menuturkan, masyarakat kabupaten Muratara rentan disusupi aliran sesat serta pemahaman radikal, karena belum ada lembaga khusus yang ikut mengawasi.
Kerajaan ubur-ubur, kerajaan lia eden, sekte satria piningit, Gafatar, al qiyadah al islamiyah, dan Negara Islam Indonesia (NII), merupakan sederetan kasus aliran sesat yang sempat membuat heboh masyarakat Indonesia. Bahkan di indonesia pernah muncul setidaknya 11 kasus nabi palsu, baik di wilayah Sumatera, pulau Jawa maupun daerah lainnya.
Kita minta masyarakat di Muratara ikut memantau aliran-aliran yang menyimpang, jangan sampai aqidah kita di bengkok-bengkokan oleh pemahaman yang nyeleneh semacam itu,\’ katanya, kemarin (26/7).
Dia mengatakan, sampai saat ini belum ada forum yang terbentuk di wilayah Muratara, khusus melakukan pemantauan itu. Karena kewenangan pembentukan forum itu, terdapat di kejaksaan lantaran kejaksaan mempunyai UU No 16/2004t entang UU Kejaksaan, pasal 30 ayat 3 hurup dan e tentang kewenangan kejaksaan dalam bidang ketertiban dan ketenteraman umum kegiatan pengawasan kepercayaan yang dapat membahayakan masyarakat dan pencegahan atau penodaan agama.
Kalau di daerah lain itu ada seperti organisasi khusus PAKEM (Pengawasan Aliran Kepercayaan dan aliran keagamaan dalam masyarakat) . Itu kewenangan ada di Kejaksaan,\’ ungkapnya. Dia mengatakan, untuk sejumlah aliran sesat atau faham radikal di wilayah Muratara belum ditemukan munculnya di Muratara.(cj13)

Komentar

Berita Lainnya