oleh

Forkopinda Banyuasin Kompak Gelar Deklarasi Damai

BANYUASIN – Forkopinda Banyuasin bersama unsur masyarakat terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh adat serta tokoh agama, unsur penyelenggara pemilu dan juga peserta pemilu 2019 mengikuti Deklarasi Damai pasca pemilu 17 April lalu.

Kegiatan ini dilaksanakan Selasa (21/5) pukul 17.00 WIB di Guest House Bupati Banyuasin Komplek Perkantoran Jalan Lingkar Sekojo Pangkalan Balai Kecamatan Banyuasin III, Banyuasin.

Hadir dalam kegiatan tersebut H. Slamet Somosentono, SH, Wakil Bupati Banyuasin, Drs. H. M. Yusuf, M.si, Sekertaris Daerah Banyuasin, Letkol Arh Alfian Amran, ST., MT, Dandim 0430 Banyuasin, Mayor Arh N Alfarizi, Danyon Arhanud 12/SBP, AKBP Yudhi Surya Markus Pinem, SIK, Kapolres Banyuasin, M. Jefri, SH., MH.

Kejari Banyuasin, Bahrialsyah, S.Si, Komisioner KPU divisi teknis Penyelenggaraan, M. Mustakim, S.pd, Ketua Bawaslu Banyuasin, Ardiansyah, Kepala Kersangpol, serta Kapolsek Jajaran, dan Danramil se-Banyuasin

Dalam kata sambutannya AKBP Yudhi Surya Markus Pinem, SIK, Kapolres Banyuasin mengatakan bahwa kehidupan demokrasi di Indonesia telah memberikan ruang kebebasan bagi masyarakat untuk berserikat berkumpul dan menyampaikan pendapat yang dijamin oleh konstitusi.

Serta diberikan hak-hak politik yang luas untuk terlibat dalam roda pemerintahan, kemudian demokrasi ini bisa berjalan dengan baik berkat adanya partisipasi dari seluruh elemen masyarakat, partisipasi dari masyarakat.

“Yang saya maksud tidak hanya sebatas tentang partisipasi masyarakat dalam memberikan hak suaranya pada saat pemilihan, namun juga tentang bagaimana partisipasi dari seluruh elemen masyarakat di dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya pelaksanaan dan sesudah pelaksanaan Pemilu Pilpres dan Pileg Tahun 2019 di Wilayah Kabupaten Banyuasin ini,”katanya.

Yudhi SM Pinem berpesan untuk menjaga solidaritas, hilangkan sikap saling curiga dan saling menyalahkan, serta tidak ada kelompok-kelompok yang pada gilirannya dapat merugikan bangsa dan negara. Banyak isu-isu yang berkembang jangan kita termakan informasi yang belum tentu kebenarannya kondisi ini dapat dimanfaatkan oleh pihak-pihak lain untuk memecah belah persatuan dan kesatuan.

Kemudian melaksanakan tugas sesuai dengan peran fungsi dan tanggung jawab masing-masing. Karena ada hal yang lebih penting yaitu masyarakat mengharapkan kiprah Pemerintah Kabupaten Banyuasin dalam menjaga stabilitas kantibmas, guna memberikan kontribusi positif bagi pelaksanaan pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selanjutnya saling menghormati hasil pengumuman dan keputusan yang dilakukan oleh KPU RI dalam rangka pilpres dan pileg tahun 2019 dan tidak mudah terprovokasi terhadap isu-isu yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa khususnya Kabupaten Banyuasin.

Terpisah, Slamet Somosentono, SH,Wakil Bupati Banyuasin mengatakan melalui deklarasi damai pasca pemilihan umum ini diharapkan agar partai politik peserta pemilu memegang komitmen untuk menjaga ketertiban sopan dan taat hukum hal ini merupakan bentuk dari tanggung jawab kita kedepan masyarakat sehingga pasca Pemilu ini dapat berjalan aman dan damai.(qda/ril)

Komentar

Berita Lainnya