oleh

FP Unsri Bina Peternak Ayam

KEGIATAN pengabdian kepada masyarakat dengan Skema Desa Binaan oleh Jurusan Teknologi dan Industri Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya dengan tema “Paket Pendampingan dan Pengembangan Pemeliharaan Ayam Lokal Unggul Dengan Teknologi Pakan dan Imbuhan Pakan Alami” diketuai oleh Dr Eli Sahara, SPt MSi ini merupakan pelaksanaan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi dan transfer of technology dari kampus untuk masyarakat.

Pada tahun ini kegiatan difokuskan pada salah satu Desa Binaan Universitas Sriwijayaya itu Desa Kotodaro 1, Kecamatan Rantau Panjang Kabupaten Ogan Ilir, Sumsel, Selasa (17/11).

Selain dosen Unsri sebagai anggota yang hadir yaitu Apriansyah Susanda SPt, MSi dan Dyah Wahyuni SPt MSc juga melibatkan mahasiswa Jurusan Peternakan yaitu Eka Permata Sari, Riski Pratiwi, Pretty Kurnia dan Gomgom Sitorus. Sedangkan masyarakat yang hadir adalah kelompok masyarakat ternak dan perwakilan masyarakat dari Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) setempat yang diketuai oleh Asnawi serta unsur dan perangkat Desa Koto Daro lainnya.

Gapoktan
Gapoktan Desa Koto Daro 1 bersama dosen pembimbing FP Unsri. foto: istimewa

Menurut Eli Sahara, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membuat kawasan percontohan dan pelatihan kegiatan usaha peternakan ayam lokal unggul yang difasilitasi melalui Gapoktan ternak unggas, sebagai bursa penyediaan telur dan harapan nantinya akan dapat menambah pendapatan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya kegiatan ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan manajemen pemeliharaan ayam, mulai dari kebutuhan pakan, formulasi pakan dari bahan lokal yang berkualitas, cara menyusun ransum fermentasi berbasis bahan baku lokal guna meningkatkan daya cerna dan perbaikan gizi pakan, pencegahan penyakit dengan pembuatan dan pemberian jamu yang dibuat sendiri oleh peternak. Selain itu, pada awal kegiatan masyarakat diberikan hibah Ayam Arab masa stater dan layer serta bantuan vitamin dan obat-obatan.

Agar kegiatan ini dapat mencapai tujuan yang diharapkan, pembinaan dilakukan oleh tim pengabdian dan mahasiswa pembantu pelaksana, dengan cara monitoring dan pertemuan setiap minggu selama pelaksanaan program. (adv/dom)

Komentar

Berita Lainnya