oleh

Fraksi Dewan Pagaralam Bahas Raperda LPP APBD 

PAGARALAM – Fraksi fraksi DPRD Kota Pagaralam menyepakati pembahasan lebih lanjut terhadap Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan (LPP) APBD Pemerintah Kota Pagaralam anggaran tahun 2019.

Hal ini terungkap saat rapat paripurna lanjutan hasil Laporan pembahasan fraksi-fraksi DPRD Kota Pagaralam. Rapat dipimpin sekaligus dibuka langsung Ketua DPRD Kota Pagaralam, Jenni Shandiyah, didampingi Wakil Ketua I, Hj Dessy Sisca, Wakil Ketua II, Efsi.

Dihadiri langsung Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni, Forkopimda, Kepala BNN Kota Pagaralam, Andi Kurniawan, Pimpinan Bank SumselBabel Pagaralam, Febriansyah Muslimin serta OPD di lingkungan Pemkot Pagaralam.

Fraksi Nasdem diwakili juru bicara Eri Marten mengatakan, terkait penjelasan Walikota Pagaralam terhadap Raperda LPP APBD 2019 tentunya merekomendasi sebagai bahan pertimbangan dalam pembahasan selanjutnya. Laporan hasil pembahasan Fraksi Gerindra dibacakan Nanto mengungkapkan, meminta Pemkot agar kiranya memperhatikan pengelolaan keuangan supaya kembali mendapat predikat WTP.

Fraksi Golkar dibacakan Oliviana Arifin, mengatakan ada baiknya penggunaan dana provinsi tepat sasaran, terutama daerah daerah yang perlu dilakukan perbaikan antisiapsi, Fraksi Golkar ingin meluruskan progres dana PT BA terhadap dana pembangunan sport center Keban Agung. Selain itu, hendaknya ada perbaikan ucapan selamat datang di pintu masuk kota di Kota Pagaralam.

Juga fraksi Golkar, menanggapi sekaligus klarifikasi terkait prosedur penanganan penanggulangan Covid 19 untuk tidak dibatasi birokrasi yang merumitkan agar leluasa menjalankan Protap untuk melindungi masyarakat. “Pasalnya, covid tanggungjawab bersama di bawah koordinasi Dinas Keseahatan,” kata Olivia.

Fraksi PKS disampaikan Abdul Fikri Yanto, mengapresiasi capaian Pemkot harap ke depan ditingkatkan, tentunya melalui langkah langkah inovatif dalam upaya peningkatan PAD, kemudian belum maksimalnya kontibusi BUMD dalam mendukung PAD Kota Pagaralam. “Kami minta Pemkot memaksimalkan BUMDS yang ada,” ujarnya.

Sejalan disampaikan Fraksi PDIP, dibacakan Sahardi. PDIP mengapresiasi capaian Pemkot Pagaralam. “Untuk itu kami merekomendasi LPP APBD 2019 dibahas lebih lanjut, selain itu kami juga meminta perbaikan jaringan air bersih terutama warga di kecamatan Dempo Tengah,” paparnya.

Terpisah, Fraksi Gabungan Nurani dibacakan Kasno Pandri, juga mengapresiasi kinerja Pemkot Pagaralam, terutama telah mempertahankan WTP terhadap laporan keuangan.

“Kami meminta dalam penyusunan alokasi anggaran harus terserap dengan baik dan maksimal demi kepentingan masyarakat, sedangkan bagi OPD yang belum optimal ke depan harus lebih terorganisir kegiatan. Ke depan, diminta dapat melakukan perbaikan perbaikan,” jelasnya. (ald)

 

Komentar

Berita Lainnya