oleh

Fraksi Gerindra Berharap Normalisasi Sungai Kelekar Prabumulih Kembali Dilanjutkan

PRABUMULIH – Sejak beberapa tahun terakhir, Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih melalui Kementerian Pusat melakukan normalisasi sungai Kelekar. Pasalnya, sungai yang mengelilingi kota Prabumulih itu kerap kali menjadi sumber genangan lantaran tidak bisa menampung air saat musim penghujan.

Fraksi Gerindra DPRD Kota Prabumulih meminta dan mengusulkan agar normalisasi sungai Kelekar kembali dilanjutkan.

“Normalisasi sungai kelakar perlu dilakukan, karena sudah banyak yang dangkal dan bisa menyebabkan banjir sementara banyak warga yang akan terdampak,” ujar Ade Irama, dari fraksi Gerindra.

Dalam kesempatan itu, fraksi Gerindra menginginkan pemerataan pembangunan dan keindahan kota.

“Maka ditinjau dari situasi saat ini, masih ada jalan-jalan yang belum tersentuh pembangunan masih jalan tanah, seperti di jalan¬† Nias dan Kelurahan Anak Petai,” lanjutnya.

Menanggapi hal itu, Walikota Prabumulih H Ridho Yahya mengatakan, normalisasi yang sebelumnya dilakukan merupakan bantuan dari pusat.

“Normalisasi itu dari dana pusat semua, dua kali. Kemarin Rp 12,5 M dan ini Rp 12,5 M bukan dana kita. Pusat yang mengerjakan berkat perjuangan kawan-kawan kementerian PU,” terang Ridho Yahya.

Disinggung apakah normalisasi akan kembali dilanjutkan?

“Kita tanyakan ke pusat lagi, harapan kita pusat lebih memperbesar anggaran,” jelasnya. Sementara untuk normalisasi dari APBD lanjut Ridho tak bisa dilakukan karena keterbatasan anggaran. (chy)

Komentar

Berita Lainnya