oleh

Fraksi PPP Tolak Pengadaan Mobil Land Cruiser Untuk Tamu VIP

MUARA ENIM – Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), menolak keras rencana pangadaan mobil jenis Toyota Land Cruiser (LC) untuk para tamu Very Important Person (VIP) yang dianggarkan belanja langsung di APBD Perubahan Tahun Anggaran 2020 yang diajukan Pemkab Muara Enim.

Soalnya pengadaan mobil Toyota Land Cruiser tersebut dinilai pemborosan dan tidak masuk akal ditengah kondisi pandemi Covid-19.

Penolakan itu, disampaikan juru bicara fraksi PPP Mualimin Fajarudin SPt dalam pemandangan umum anggota dewan atas nama fraksi-fraksi dewan terhadap penjelasan nota keuangan rancangan perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2020.

Rapat sidang paripurna pandangan umum atas nama fraksi-fraksi dewan tersebut dipimpim oleh Plt Ketua DPRD Kabupaten Muara Enim Liono Basuki BSc, Selasa (15/9). Dalam rapat paripurna tersebut, turut hadir Plt Bupati Muara Enim H Juarsah SH, Seketaris Daerah Ir H Hasanudin MSi, para asisten, Kepala OPD, Staf Ahli, para Camat dan Forkopimda serta wakil pimpinan dewan.

“Fraksi Partai Persatuan Pembangunan menilai agar kiranya pangadaan mobil VIP jenis Toyota Land Cruiser tersebut dapat dipertimbangkan kembali mengingat kondisi pandemi Covid-19 saat ini,” tegas Mualimin.

Usai penyampaian pandangan umum Fraksi PPP, Mualimin menjelaskan mobil dinas Bupati dan Wakil Bupati yang ada saat ini sudah luxury car dan sangat layak dipergunakan. “Dua unit mobil Toyota Alphard yang dipakai saat ini sudah sangat mewah dan eksklusif,” tegasnya lagi.

Lanjutnya, ditengah kondisi saat ini pengadaan satu unit mobil VIP jenis Toyota Land Cruiser yang harganya ditafsir Rp2,5 miliar untuk para tamu VIP dinilai tidak masuk akal dan pemborosan. “Tidak perlu lah (Pengadaan mobil LC), tamu besar tidak setiap hari, setiap minggu dan setiap bulan datang ke Kabupaten Muara Enim. Cukup pinjam dengan perusahaan,” ujar Mualimin dengan nada tinggi.

Hal senada diutarakan anggota dewan lainnya, Yusran Efendi mengatakan ditengah kondisi pandemic saat ini masyarakat Muara Enim sedang krisis ditambah rendahnya harga karet dan kelapa sawit. Idealnya pemerintah daerah mencarikan solusi atas masalah ini.

“Kita minta ditunda pengadaan mobil Toyota Land Cruiser untuk tamu VIP pada Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Muara Enim tahun anggaran 2020, dikarenakan mobil yang sudah ada masih layak digunakan. Apalagi mobil Toyota Alphard untuk operasional bupati tidak dipakai dan bisa dipergunakan untuk tamu yang datang berkunjung ke Muara Enim,” ujar Politisi Golkar.(ozi)

Komentar

Berita Lainnya