oleh

Gadis Desa Teladan Ditusuk Berkali-kali karena Tak Ingin Bertemu Pria ‘Sontoloyo’

-Headline-869 views

SEKAYU – Peristiwa berdarah menggegerkan warga lingkungan 7, RT 09, RW 02, Kelurahan Serasan Jaya, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Muba. Raya (22), dihujami tusukan oleh kekasihnya sendiri, berinisial So, Rabu (20/3) sekitar pukul 16.40 WIB.

Gadis asal Desa Teladan, Sekayu, itu kini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Sekayu. Menderita belasan luka tusuk, seperti di kedua tangan, paha, bokong, pinggang hingga kepala. Kondisinya cukup kritis, nafasnya tersengal-sengal. Dipasang oksigen dan selang infus.

Kapolsek Sekayu, Iptu Heri Suprianto, mengatakan pihaknya belum mengetahui motif penyerangan yang dilakukan pelaku So (buron). Pihak keluarganya tidak ada yang tahu. Yang jelas, kejadiannya di rumah kakak sepupu korban, Nepal (35).

“Keluarga korban sudah melapor ke Polres Muba, anggota masih melakukan pengejaran terhadap pelaku,” singkatnya.

Ditemui Sumatera Ekspres di RSUD Sekayu, Nepal menjelaskan kejadiannya di kontrakan yang dihuninya. Raya baru tiga bulan tinggal bersama mereka.

Membantu mengasuh anaknya Nepal, yang baru berusia 3 bulan. Saat kejadian, Nepal dan istrinya baru keluar rumah.

”Belum 10 menit keluar, saya dikabari dia (korban,red) ditusuk. Langsung kami pulang,” kenangnya.

Begitu sampai rumah, dilihatnya Raya sudah bersimbah darah. Langsung saja dibawa ke RSUD Sekayu, dibantu para tetangga. Nepal sendiri, tidak tahu persis permasalahannya.

“Setahu saya, Raya diajak So ketemuan. Tapi Raya tidak mau. So menelpon, tidak diangkatnya. Sampai akhirnya So mendatangi Raya yang sedang mengasih anak saya. Setahu saya, ceritanya cuma seperti itu,” tuturnya.

Sedangkan Amah, ibu korban, justru tidak mengenal sama sekali pacar dari putrinya itu.

”Saya belum kenal, tidak tahu kule (Pacarnya,red) itu. Cuma dikabari, langsung ke rumah sakit,” singkatnya, di depan IGD RSUD Sekayu.

Sementara Nata, kakak korban, membenarkan jika So adalah kekasih adiknya. Mengapa sampai adiknya tidak mau diajak bertemu lagi, Nata tidak tahu.

“Dia (So,red) datang ke kontrakan kakak sepupu kami (Nepal,red). Datang-datang So langsung ngomong, kenapa kamu tidak mau angkat telepon. So langsung menusuk adik saya berkali-kali,” jelasnya.

Usai menusuk korban, So langsung kabur. “Infonya ada temannya menunggu di motor, dia kabur setelah itu. Sadis sekali, adik saya ditusuk berkali-kali seperti itu,” tukas Nata. (kur/air)

Komentar

Berita Lainnya