oleh

Gagal Raih Poin Penuh, Kapten Persib Masih Bersyukur

JAKARTA – Persib Bandung gagal membawa tiga angka dari lawatannya ke kandang Persija Jakarta di SUGBK Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (10/7). Dalam pertandingan pekan ketujuh Liga 1 2019, kedua tim harus rela berbagi angka setelah skor akhir 1-1. Persija Jakarta sempat leading melalui gol Marko Simic (75′) yang kemudian disamakan Artur Gevorkyan (90+1′).

Kapten Persib Supardi Nasir Bujang tetap mensyukuri hasil imbang ini. Sekalipun hasil imbang bukan tujuan mereka menantang tuan rumah. Sebelum merapat ke Ibu Kota, mereka optimistis bisa mencuri tiga angka di SUGBK Senayan. Keyakinan itu menyembul sebagai pengganti poin hilang setelah sebelumnya dihajar 4-0 oleh tuan rumah Persebaya Surabaya.

“Hasil yang patut disyukuri meskipun target kita tiga poin. Inilah hasil yang kita dapat hari ini. Semua pemain, terutama di babak kedua, sudah melakukan apa yang coach inginkan. Itu yang penting. Mudah-mudahan hasil ini memotivasi kami hadapi laga selanjutnya,” tukas Supardi.

Pelatih Persib Robert Alberts mengapresiasi perjuangan anak asuhnya. Supardi dkk dianggap sudah melakukan perlawanan maksimal. Bahkan mereka tidak kehilangan semangat meski telah tertinggal sebiji gol sejak menit 75.

“Saya kecewa karena tidak bisa membawa pulang tiga poin. Tapi satu poin adalah hasil yang cukup positif karena pertandingan di Jakarta tidak pernah mudah,” ucap Robert usai pertandingan.

Diakui arsitek asal Belanda ini, kunci sukses terhindar kekalahan adalah sikap tenang para pemain. Mereka tidak gugup bermain di dibawah tekanan 70.136 pendukung Persija Jakarta. Supardi dkk tetap fokus mengejar gol untuk memaksakan hasil imbang setelah di babak pertama bermain tidak sesuai game plan.

“Persija sangat mendominasi di babak pertama dan kita hanya bisa bermain dengan umpan-umpan panjang dan itu bukan merupakan bagian dari rencana. Beberapa pemain kita terlihat sangat nervous. Itu membuat kita mudah dikontrol Persija. Di babak kedua kita coba bangkit dan mampu mengubah penguasaan bola sehingga kita bisa cetak gol penyeimbang,” jelas eks arsitek PSM Makassar dan Arema FC ini. (kmd)

 

Komentar

Berita Lainnya