oleh

Gagal UKW, Bukan Tidak Lulus

PALEMBANG – Uji kompetensi wartawan (UKW) yang dilaksanakan Pengurus PWI Sumsel bekerja sama dengan SKK Migas dan KKKS selama dua hari di Hotel Santika, 11-12 November, resmi ditutup hari ini (12/11). Penutupan dilakukan Wakil Ketua PWI Bidang Pembelaan Wartawan H Oktaf Riady.

Wakil Ketua PWI Bidang Pembelaan Wartawan H Oktaf Riady mengatakan bahwa peserta yang tidak lulus UKW bukan tidak lulus. Melainkan belum kompeten. Karena itu peserta tersebut dapat mengikuti kembali UKW yang dilaksanakan PWI di lain waktu.

“Saya dengar UKW ada lagi bulan Desember,” kata Oka, -panggilan Oktaf Riady.

Sebagai penguji, sambung Oka, dirinya dilema jika ada peserta UKW yang tidak lulus. Tidak diluluskan punya hubungan baik. “Jika diluluskan, saya bisa dipecat sebagai pengurus pusat PWI. Apa boleh buat, harus tegas,” ujarnya.

Bagi wartawan yang mengikuti UKW Muda, lanjut Oka, membuat berita tidak bisa, tentu merupakan kesalahan fatal. Mustahil sudah bertahun-tahun jadi wartawan tidak bisa membuat berita.

“Bagaimana mau lulus kalau bikin berita tidak bisa,” tukasnya.

Sementara itu Ketua PWI Sumsel H Firdaus Komar menambahkan bahwa UKW harus sering dilakukan untuk menambah jumlah wartawan yang berkualitas.

“Alhamdulillah hari ini (12/11) jumlah wartawan yang kompeten bertambah,” pungkasnya. (dom)

Komentar

Berita Lainnya