oleh

Gagalkan 1100 Butir Ineks, Untuk Pesta Malam Tahun Baru

MUARA ENIM – Bravo buat Sat Narkoba Polres Muara Enim. Menjelang perayaan hari natal dan tahun baru, tim yang dipimpin Kasat Narkoba, AKP I Putu Suryawan, berhasil menggagalkan rencana peredaran 1100 butir pil ekstasi alias inek untuk pesta malam pergantian tahun dengan mengamankan dua tersangka.

Kedua tersangka yang masih satu rangkaian ini, diamankan di lokasi yang berbeda dan hari yang berbeda. Tersangka pertama yang diamankan diketahui bernama Suharni (34), warga Lebak, Kelurahan Sungai Kedukan, Kecamatan Rambutan, Banyuasin.

Ibu rumah tangga ini ditangkap dirumah kontrakannya di Desa Tanjung Jati, Kecamatan Kota Muara Enim, Kabupaten Muara Enim. Dari tanggannya petugas berhasil menyita barang bukti narkoba jenis pil ekstasi sebanyak 100 butir.

Tersangka ditangkap pada Kamis (12/12) sekitar pukul 08.00 WIB di dalam rumah kontrakannya. Dari hasil pengembangan pemeriksaan kepada tersangka, petugas Sat Narkoba berhasil membekuk Aan Budiman (36), warga Jalan Ki Gede Ing Suro nomor 280, Kelurahan 32 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II, Kota Palembang.

Tersangka yang kesehariannya sebagai buruh ini ditangkap ketika berada di salah satu hotel di jalan Lintas Muara Enim-Palembang pada Minggu (15/12) sekitar pukul 19.00 WIB.

Dari tangan tersangka petugas berhasil mengamankan barang bukti narkoba 1000 butir pil ekstasi dengan berat 369, 21 gram. Dari jumlah itu 200 butir diantarnya berbentuk tulang warna merah muda, 200 butir bentuk spongebob warna hijau muda, dan 600 butir bentuk bulat logo spiderman warna merah muda.

Selain mengamankan kedua tersangka, petugas juga berhasil mengamankan Sutarno (48), warga Desa Apur, Kecamatan Sindang Beliti Ulu, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu.

Tersangka ditangkap pada 4 Desember 2019 lalu pukul 21.30 WIB ketika berada di Simpang Bowling, Talang Jawa, Kecamatan Lawang Kidul, Muara Enim. Dari tangan tersangka petugas berhasil mengamankan empat paket sabu sabu seberat 41,00 gram.

Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono bersama Plt Bupati Muara Enim, H Juarsah SH, Komandan Kodim 0404 Muara Enim, Letkol Inf Syafruddin, Dansub POM Muara Enim, Kapten CPM Kusno, ketika jumpa pers kepada awak media mengatakan bahwa 1100 pil ekstasi tersebut rencananya akan diedarkan pada malam tahun baru di tiga kecamatan di wilayah Muara Enim.

“Rencananya hendak diedarkan pelaku di Kecamatan Kota Muara Enim, Lawang Kidul dan Tanjung Agung. Kedua tersangka yang diamankan merupakan masih satu rangkaian. Pelaku yang memiliki barang bukti 1000 butir pil ekstasi merupakan bandar,” jelas Kapolres, usai memimpin apel gelar pasukan Operasi Lilin 2019 di lapangan Merdeka Muara Enim, Kamis (19/12).

Menurutnya, pengungkapan narkoba jenis pil ekstasi tersebut berkat kerja keras personil Sat Narkoba Polres Muara Enim. “Barang bukti yang berhasil diamankan berasal dari Palembang dan kasusnya masih terus dikembangkan,” jelasnya.

Dijelaskannya, ada beberapa jalur yang bisa masuk untuk mengedarkan narkoba tersebut di Muara Enim. “Pengungkapan kasus ini setelah adanya informasi, lalu pada hari Kamis (12/12), dan metode undercoverboy dilakukan pemancingan dan berhasil menangkapan tersangka Suharni dengan barang bukti 100 butir pik ekstasi,” jelasnya.

Setelah menangkap Suharni, dari hasil pengembangan berhasil menangkap tersangka Aan Budiman (36) di salah satu hotel di Muara Enim dengan barang bukti 1000 butir pil ekstasi.

“Ini menunjukan bahwa Muara Enim adalah sudah menjadi daerah rawan narkoba, saya harapkan seluruh masyarakat dan stike holder agar dapat membantu kami sama BNN Kabupaten bisa mengantisasi melakukan pencegahan dini terhadap peredaran narkoba,” pintanya.

Dijelaskannya, ketiga tersangka dijerat pasal pasal 114 ayat 2 UU RI nomor 35 tahun 2019 tentang narkotika dan pasal 112 ayat 2 UU RI nomor 35 tahun 2019 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman 20 tahun atau seumur hidup dengan denda paling sedikit Rp 1 miliar. (ozi)

Komentar

Berita Lainnya