oleh

Galakkan Pertanian Organik

LAHAT – Pertanian organik terus digalakkan Pemerintah Kabupatan Lahat. Diantaranya dengan memberikan bantuan pupuk organik cair (POC) kepada para petani Lahat.

“Mari kita membiasakan menggunakan pupuk organik. Dan pertanian dengan cara organik,” ujar Bupati Lahat Cik Ujang SH didampingi Wabup Lahat H Haryanto SE M MBA dan Sekda Lahat Januarsyah Hambali SH MM saat memberikan bantuan pupuk organik cair. Serta bibit jagung berikut sarananya, Rabu (1/7) di desa Tanjung Baru Kecamatan Tanjung Tebat Lahat.

Lanjut Bupati menggunakan pupuk organik, pola pertanian organik maka bisa mengurangi dampak kimia dari penggunaan pupuk kimia. “Bahan makanan menggunakan pupuk organik tentu manfaatnya lebih baik dannlebih sehat daripada penggunaan pupuk kimia,” ujar Bupati.

Ditambahkan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lahat, Ir Otong Heriadi Msi melalui Kabag PSP Herman Suyanto SP bantuan diberikan kepada kelompok tani pada 24 Kecamatan di Kabupaten Lahat. Sebanyak 23.000 liter POC.

Lalu bantuan jagung manis lengkap sarana untuk seluas lahan 500 ha bagi 15 kecamatan.

“Khusus jagung manis dapat panen hingga 2 kali dalam setahun. Tentunya akan membantu petani dalam meningkatkan produksi dan dapat dipasarkan. Mensejahterakan petani serta keluarganya,” tambahnya.

Ia menuturkan, manfaat dari pupuk organik ini kesuburan tanah tetap terjaga, kultur tidak berubah sehingga bisa menambah hasil.

“Selain dipakai di tanaman jagung manis, pupuk organik cair ini juga dilakukan di kopi, bahkan padi,” beber Herman.

Sementara Jalaludin, kelompok tani Desa Tanjung Baru menjelaskan bahwa menggunakan pupuk organik memang terlihat susah. Selain itu pola pertanian maupun perkebunan organik juga terlihat tidak mudah. Namun kaya akan menfaatnya.

“Kalau semuanya pakai kimia tentu dampaknya yang kurang bagus bagi tubuh kita. Memang penggunaaan bahan kimia lebih mudah, tidak harus capek- capek bila menggunakan pola pertania organik. Tapi capek sedikit dan banyak manfaatnya kalau pakai organik, ” ujarJalaludin.

Untuk diketahui hasil bumuli dari pertanian organik di kabupaten ada dua yang telah memiliki sertifikat. Diantaranya kopi organik dari Kecamatan Gumay Ulu Lahat dan Salak Jenage dari Jarai.(gti)

Komentar

Berita Lainnya