oleh

Gandeng Kejaksaan Tagih Tunggakan

-Sumsel-675 views

Sekayu – PT Petromuba Holding bersama anak-anak perusahaan seperti PT Muba Electric Power, PT Muba Link, PT Muba Sarana dan PT Perkebunan Muba Lestari, Selasa (2/4) melakukan penandatanganan kerjasama dengan pihak Kejaksaan Negeri Sekayu. Kerjasama tersebut terkait bidang hukum, baik penyelesaian persoalan dengan pelanggan maupun SOP dan aturan terkait dalam kegiatan perusahaan

Direktur Utama Petromuba, H Yuliar mengatakan bahwa Petromuba memiliki sejumlah anak perusahaan seperti PT MEP. Dimana salah satu problem utama perusahaan tersebut adalah banyaknya sambungan liar yang dilakukan oknum masyarakat maupun tingginya tagihan tunggakan pelanggan yang sudah tidak ideal dan mengganggu keuangan perusahaan.

Hal yang sama juga di PT Muba Link maupun Muba Sarana, sementara untuk Petromuba sendiri dengan core bisnis bidang perminyakan terkait bidang hukum “Termasuk percepatan peraturan bupati, kemudian terkait SOP dan kerjasama investasi,” tandas Yuliar.

Kajari Sekayu Maskur SH MH mengatakan bahwa kerjasama tersebut merupakan salah satu tugas kejaksaan di bidang perdata dan tata usaha negara sesuai undang-undang kejaksaan. “Tugas kejaksaan disini sebagai aksa pengacara negara dapat memberikan pendapat hukum termasuk dasar-dasar hukum yang dapat diterapkan, maupun pendampingan hukum termasuk penertiban,” ujar Maskur.

Maskur mengatakan sebelumnya sudah melakukan berbagai kerjasama dengan Pemkab Muba melalui BPKAD, seperti upaya peningkatan PAD serta pengembalian aset daerah. “Beberapa waktu lalu kita berhasil mengembalikan 18 kendaraan dinas yang selama ini masih ditangan mereka yang sudah tidak berhak lagi,” tukasnya. (Kur)

Komentar

Berita Lainnya