oleh

Gandeng Negara Luar Teliti Mutasi Covid-19

SUMEKS.CO – Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN) bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) berkolaborasi membentuk Tim Genomic Surveillance. Tugas dari tim ini adalah mendeteksi karakter virus Covid-19 di Indonesia.

Bukan itu saja, Tim Genomic Surveillance yang melibatkan sejumlah ahli juga meneliti mutasi Covid-19 yang ada. Adapun hal ini dilakuian sebagai langkah untuk mempercepat penanganan virus di dalam negeri.

Akan tetapi, anggota tim ini bukan hanya dari dalam negeri saja, melainkan juga dari luar negeri untuk menambah pengetahuan serta pengembangan data mutasi virus Covid-19.

Tim tersebut tak hanya diisi oleh dua kementerian. Keduanya juga membangun relasi dengan luar negeri untuk menambah wawasan terkait data mutasi virus yang ada.

“Kami justru otomatis bekerjasama dengan luar negeri, karen bagian dari genome surveillance itu pertama kita harus banyak mengirimkan dan menerima whole genome sequencing,” jelas Menristek/KaBRIN, Bambang Brodjonegoro dalam telekonferensi pers, Senin (11/1).

Harapannya, dengan kerjasama ini Indonesia dapat mengolah 1.000 data virus yang menjadi pandemi ini. Sebab, hingga saat ini di Indonesia, data virus sejenis flu baru ada 180.

“Intinya kita akan selalu kerjasama dengan luar negeri karena kewajiban kita adalah sharing data,” pungkasnya.

Sebelumnya, Menristek/KaBrin Bambang Brodjonegoro menuturkan, tim ini dibentuk untuk dapat mengenali karakter virus Covid-19 yang tersebar di Indonesia, termasuk juga yang bermutasi.

“Kita ingin mempelajari dengan cepat apabila terjadi penyakit yang ternyata lebih berat. Kita juga perlu mendalami penanganan pasien dari hasil tim genomic surveillance,” jelas dia dalam Penandatanganan MoU Kemenkes dan Kemenristek/BRIN secara daring, Jumat (8/1). (jawapos.com)

Komentar

Berita Lainnya