oleh

Gara-gara Baliho, Keponakan Bunuh Paman

SUMEKS.CO, LAHAT – Sempat menghilang, Samarudin (48) harus merasakan dinginnya malam sel tahanan Mapolres Lahat, setelah dibekuk anggota Unit Pidsus Satreskrim Polres Lahat bersama Unit Reskrim Polsek Mulak Ulu. Samarudin yang tinggal di RT 05/-2, Kelurahan Kota Baru, Kota Lahat, terlibat duel dengan Riswan (55), tetangganya sendiri, juga masih berstatus pamannya (mamang), hingga Riswan tumbang dengan luka bacok di kepala.

Peristiwa berdarah itu terjadi Selasa (24/11) sekitar pukul 16.30 WIB, yang dipicu ribut mulut antara korban Riswan dengan Samarudin, karena Samarudin yang memiliki KTP Desa Padang Perigi, Kecamatan Tanjung Tebat, Kabupaten Lahat, tidak terima korban memasang baliho argan tunggal (OT) miliknya di halaman rumahnya. Lalu korban pulang ke rumah dan dikejar tersangka sambil memegang senjata tajam yang dibawa dari rumahnya.

Samarudin mendobrak pintu rumah korban dengan memegang sebilah parang, perkelahian satu lawan satu pun tidak terelakkan. Namun, Riswan tumbang akibat bacokan di kepala. Korban pun langsung diselamatkan warga, dan dilarikan ke RSUD Lahat. Setelah kejadian, tersangka Riswan melarikan diri. Polisi pun langsung memburu tersangka pascakejadian. Dan Selasa (12/1), pukul 18.30 WIB, tersangka Samarudin berhasil dibekuk di lokasi persembunyiannya di kebun durian milik keluarganya wilayah Desa Padang Bindu, Kecamatan Mulak Sebingkai, Kabupaten Lahat.

Kapolres Lahat, AKBP Achmad Gusti Hartono SIK, melalui Kasar Reskrim AKP Kuniawan H Barmawi, Kanit Pidsus Ipda Chandra Kirana SH MH membenarkan tersangka yang dijerat pasal 351 KUHP, telah dibekuk, setelah sempat jadi buronan.

“Kami berkomitmen tidak boleh kalah dengan perbuatan yang mengarah ke premanisme, pengancaman terhadap orang atau kelompok, maupun penganiayaan. Jadi kami himbau ke masyarakat untuk tidak melakukan aksi-aksi kekerasan/pengancaman, jika tidak mau berurusan dengan hukum,” tegasnya.(irw)

Komentar

Berita Lainnya