oleh

Gawat… Warga Kabupaten ini Ogah Pakai Masker

RUPIT – Warga Kabupaten Muratara harus lebih waspada terkait penyebaran wabah COVID-19. Pasalnya, sudah  dua warga kabupaten tersebut positif corona dan dua warga PDP lainnya meninggal dunia dalam pengawasan.

Firman, warga Kelurahan Muara Rupit, Kecamatan Rupit Muratara menuturkan kekhawatirannya mengenai wabah COVID-19, khususnya di wilayah Muratara. Pasalnya, selain banyak rumor penanganan yang simpang siur, serta informasi berbeda membuat masyarakat serba salah.

“Katonyo Muratara ini aman corona, tapi ngapo timbul kasus ado yang positif. sekarang warga bingung, informasi satu lain, informasi dua lain,” kata Firman, Jumat (8/5).

Menurutnya, saat ini banyak masyarakat merasa bosan memperhatikan informasi mengenai COVID-19 itu. Sehingga warga memilih sikap tidak peduli terhadap lingkungan mereka.

“Ujung-ujungnyo terserahlah sano, warga cuek sekarang. Banyak yang idak pakai masker, transaksi di pasar langsung, pedagang idak pakai masker apa lagi sarung tangan,” ucapnya.

Sementara itu, juru bicara tim Gugus Tugas COVID-19 Muratara, Susyanto Tunut menjelaskan, ada penambahan kasus positif terbaru di wilayah Muratara berdasarkan, hasil swab tes dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang. Sebelumnya kasus pertama, terkonfirmasi B perempuan (9) asal Kelurahan Muara Rupit, Kecamatan Rupit yang saat ini sedang dikarantina. Kemudian yang terbaru bertambah satu orang lagi yakni R laki-laki (10) asal Desa Mandi Angin, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara.

Menurutnya, penambahan kasus terbaru ini berdasarkan hasil tracking PDP positif L asal Desa Mandi Angin yang beberapa bulan terakhir pindah ke Kota Lubuklinggu, dan terkonfirmasi positif di kota tersebut. “Tn R ini hasil tracking kasus 148 Sumsel atas nama Ny L (30). Sementara hasil swab test, dua orang lagi Lik dan Lis (orang tua Ny L, red) hasinya negatif,” tegasnya.

Dia mengatakan, Tn R dan kedua orang tuanya sendiri sejak pekan lalu telah dikarantina di Rumah Sehat, Muratara. Hasil swab test lainnya atas nama Ny S, pasien HD asal Nibung juga negatif. (cj13)

Komentar

Berita Lainnya