oleh

Gebrakan Baru Gubernur HD, Pemprov Sumsel Bakal Bangun Terminal Multi Moda

SUMEKS.CO – Untuk meningkatkan sektor pendapatan daerah Provinsi Sumatera Selatan, Pemprov Sumsel akan membangun terminal multi moda yang dipusatkan di daerah Keramasan Kecamatan Kertapati Palembang. Untuk memastikan pembangunan terminal multi moda tersebut, Gubernur Sumsel Herman Deru, melakukan peninjauan ke lokasi pembangunan pada Rabu (5/2).

“Terminal multi moda ini akan memanfaatkan terminal yang ada yakni Terminal Tipe A Karya Jaya Palembang. Terminal ini akan mengintegrasikan angkutan darat, sungai maupun kereta api,” terang Herman Deru disela-sela tinjauannya.

Meski saat ini tanggung jawab mengenai terminal masih dimiliki Kementerian Perhubungan, namun Herman Deru tidak mempermasalahkan hal itu. Asal dengan rencana tersebut, dapat kembali menghidupkan terminal yang saat ini kondisinya sepi.

“Dengan adanya rencana ini dipastikan pusat pun akan terbuka dan mendukung. Hal itu lantaran terminal akan bisa dimanfaatkan masyarakat sebagaimana mestinya.

Dalam rencananya, Pemprov Sumsel akan membangun akses jalan dari belakang terminal Karya Jaya menuju ke rel kereta api dan dermaga sungai Musi yang berada sekitar 300-400 meter.

Deru bahkan sudah memerintahkan OPD terkait seperti Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang, Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan serta lainnya untuk segera menyiapkan semua sarana dan prasarana yang diperlukan. Sehingga terminal multi moda ini dapat dimanfaatkan baik untuk penumpang maupun barang.

“Terminal ini nantinya bisa untuk peti kemas, angkutan penumpang dari bus, kereta api ataupun sungai. Maupun angkutan barang dari kereta api ataupun sungai,” kata dia.

Nantinya untuk pengerjaaan akses dan sarpras yang diperlukan, akan menggunakan APBD Sumsel. Selain itu juga pemerintah daerah akan mengajukan kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan untuk anggaran jika APBD tidak mencukupi.

“Atau nanti bisa dengan anggaran dari sumber lain. Yang jelas kita akan mengkoneksikan sungai, kereta api dan bus baik AKAP maupun AKDP,” lanjut dia.

Adanya terminal multi moda ini juga untuk mengintegrasikan tiga kabupaten/kota, yakni Ogan Ilir, Muara Enim dan Palembang. Untuk penyelesaian pembangunan terminal multi moda ini juga diyakini akan lebih cepat rampung dibanding KEK TAA.

“Tapi bedanya, KEK TAA mengintegrasikan laut, sementara terminal multi moda ini untuk mengintegrasikan angkutan sungai. Lagi pula terminal kan sudah ada tinggal aksesnya saja dari terminal ke dermaga sungai dan stasiun kereta api,” pungkasnya.(ety)

Komentar

Berita Lainnya