oleh

Gedung di Shanghai Runtuh, 9 Pekerja Masih Terperangkap!

-Headline-92 views

Petugas pemadam kebakaran melakukan evakuasi di sebuah gedung bertingkat yang runtuh di Shanghai, China, Kamis (16/5/2019). Sembilang orang pekerja konstruksi masih terperangkap di lokasi kejadian.

Petugas berusaha keras melakukan evakuasi korban. Foto-foto: AFP.

Berdasarkan keterangan tim pemadam kebakaran dikutip AFP, kecelakaan itu terjadi pada pukul 11.30 waktu setempat di kawasan pusat Shanghai, dengan 20 orang terperangkap.

 

Media setempat Thepaper.cn dikutip SCMP memberitakan atap dari bangunan yang semula merupakan bengkel mobil ambruk ketika pengerjaan renovasi dilaksanakan.

Selain lima orang tewas, 14 orang harus segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan dengan sejumlah orang lainnya dikhawatirkan masih terperangkap.

Bangunan yang berlokasi di Zhaohua Road, Distrik Changning itu dilaporkan sebelumnya merupakan bengkel Dongchi Nercedes-Bentz sebelum ditutup pada awal 2019.

Gedung itu kemudian diubah menjadi kawasan perkantoran di mana juga terdapat restoran serta toko yang rencananya bakal diresmikan pada akhir Mei ini.

Seorang warga lokal yang menolak menyebutkan namanya mengatakan, dia tengah tertidur ketika kasurnya berguncang dan mendengar suara seperti ledakan.

“Saya pikir awalnya terjadi ledakan atau gempa bumi,” ujar warga itu tanpa bersedia berkomentar lebih lanjut. Polisi segera menyegel lokasi kejadian dan menampatkan keamanan ketat.

Sejumlah warga setempat mengeluhkan proses renovasi yang berlangsung sepanjang waktu dengan pengerjaan dilakukan pada sebagian besar bangunan.

Bangunan itu berada di area seluas 3.000 meter persegi dengan sepertiga di antaranya ambruk. Sebanyak 150 tim penyelamat dan 24 pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.

Kasus bangunan runtuh tercatat terjadi sepanjang beberapa tahun terakhir dengan usaha pembangunan gedung tersebut sering melanggar aturan keselamatan.

Setidaknya 20 orang dikabarkan tewas pada 2016 setelah serangkaian bangunan bertingkat yang dibangun secara kasar dan menampung migran ambruk di Wenshou. (int/afp)

 

 

Komentar

Berita Lainnya