oleh

Gelar Konser Dangdut Masa Pandemi, Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Mulai Disidang

SUMEKS.CO-  Tegal- Akhirnya Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo (WES) menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Tegal Selasa, 17 November 2020. Sidang ini terkait pelanggaran protokol kesehatanCovid-19  karena menggelar konser dangdut.

Sidang perdana agendanya pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Terdakwa WES tanpa di dampingi penasehat hukum, langsung menyatakan eksepsinya.

Kepada Majelis Hakim yang dipimpin Hakim Ketua Toetik Ernawati, Wasmad mempertanyakan penyidikan kasus yang menjeratnya justru ditangani oleh penyidik Polri bukan oleh PPNS Penyidik Pegawai Negeri Sipil yang diberi wewenang oleh Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

“Undang-undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan pejabat yang diberi kewenangan khusus untuk menyidik adalah PPNS jadi dari awal tidak ada PPNS”, kata Wasmad.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Kota Tegal, Widya Hari Susanto Johannes Kardinto mendakwa Wasmad Edi Susilo dengan pasal 93 Undang-undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan Juncto Pasal 216 ayat 1 KUHPidana Juncto karena tidak menuruti perintah petugas dan Pasal 65 Ayat 1 KUHPidana tentang dengan ancaman maksimal satu tahun kurungan penjara.

Acara pentas dangdut itu digelar untuk memeriahkan acara khitanan dan pernikahan keluarga Wasmad di Lapangan Desa Tegal Selatan, pada Rabu (23/9) mulai pukul 09.00 WIB-15.00 WIB lalu dilanjutkan pentas dangdut pada pukul 20.00-01.00 WIB dini hari.

Atas dakwaan itu, Wasmad mengajukan eksepsi yang di antaranya menyoal pasal yang dikenakan kepada dirinya. Karena menurutnya Kota Tegal sedang tidak dalam Karantina Wilayah atau PSBB Pembatasan Sosial Berskala Besar.

Seperti diketahui PSBB Kota Tegal Telah berakhir pada 23 Mei lalu. Sehingga ia memiinta majelis hakim untuk membatalkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum.

Wasmad ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polri usai menggelar Hajatan Pernikahan dan Khitanan anaknya dengan hiburan musik dangdut pada 23 September lalu yang mengundang ribuan penonton.

Sidang dilanjutkan minggu depan, Selasa 24 November 2020, dengan agenda tanggapan jaksa atas eksepsi terdakwa. (medcom/radar/cm)

Komentar

Berita Lainnya