oleh

Gelar SENABIKONS Sambut Era 4.0

-Sumsel-341 views

PALEMBANG – Program Studi Bimbingan Konseling (BK) Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Sriwijaya (Unsri) kembali menyelenggarakan Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling (SENABIKONS) tahun 2019.

Acara yang digelar, Senin (4/11) di Aula lantai 3 Kampus Ogan FKIP Universitas Sriwijaya. SENABIKONS 2019 kali ini mengangkat tema “Eksistensi bimbingan dan konseling komprehensif berbasis lintas budaya di era revolusi industri 4.0”.

“Tema ini sangat relevan dengan keberadaan pada Era revolusi industri 4.0 juga berpengaruh terhadap dunia pendidikan. Banyak perubahan sikap yang dialami siswa yang notabene adalah generasi milenial yang sudah tidak asing lagi dengan dunia digital dan mereka telah terbiasa dengan arus informasi dan teknologi. Tuntutan itulah SENABIKON 2019 diselenggarakan agar guru BK masa kini bisa meng upgrade self capacity nya dalam menjalankan role nya di era revolusi industry 4.0 ini,” ujar Sigit Dwi Sucipto MPd, salah satu dosen di FKIP Unsri.

Dikatakanya, SENABIKONS 2019 ini dihadiri oleh perwakilan Guru BK sebagian wilayah Indonesia dan mahasiswa dari berbagai Universitas di Indonesia. Narasumber pada acara Seminar Nasional Bimbingan Konseling ini dibawakan oleh empat narasumber yakni bapak kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, bapak ketua Asiosiasi Bimbingan Konseling Indonesia yakni Prof Dr Muh Farozin MPd (yang berhalangan hadir).

“Lalu ada dosen Universitas Pendidikan Indonesia yakni Dr Nandang Rusmana MPd dan dosen Universitas Sriwijaya yakni Dr Yosef MA. Serta acara seminar ini dibuka oleh Dekan yang diwakili oleh wakil dekan bagian Akademik yakni bapak Dr Hartono MA,” katanya.

Ditambahkanya, acara seminar ini banyak sekali topik-topik yang diangkat oleh para pemakalah pararel tentang Bimbingan dan konseling 4.0. “Media bimbingan dan konseling, konseling dan psikologi Islam, Konseling Sekolah Komprehensif, manajemen dan supervisi BK, konseling lintas budaya, konseling luar sekolah dan pribadi dan profesi konselor di era revolusi 4.0,” pungkasnya. (ebi)

Komentar

Berita Lainnya