oleh

Gelar Simposium Bahas Penyakit Terkini

PALEMBANG – Radang sendi (oste arthritis) merupakan salah satu dari sekian banyak penyakit utama. Yang merupakan salah satu problem kesehatan yang paling banyak dialami oleh masyarakat sekarang ini.

Permasalahan ini yang ditangkap manajemen Rumah Sakit Umum (RSU) Sriwijaya Palembang (dulu RS Sriwijaya Eye Centre,red). Dengan menggelar simposium mini yang menghadirkan praktisi kesehatan. Diantaranya para dokter fasilitas tingkat primer, akademisi, perawat RS dan bidan yang berkompeten di bidangnya, akhir pekan lalu.

Masalah radang sendi merupakan salah satu pokok bahasan utama yang diangkat di dalam simposium mini. Yang bekerjasama dengan PT Kalbe Farma. Salahsatu distributor obat-obatan medis terkemuka di Indonesia.

Menurut dr Sylvia Riana,Sp.PD pada dasarnya radang sendi diakibatkan terjadinya sakit di persendian. Yang terbagi dalam beberapa macam dengan penyebab berbeda. Namun mempunyai gejala yang hampir sama satu sama lainnya.

“Pada simposium mini kali ini kami memberikan semacam upaya terapi praktis terhadap pasien yang baru mengalami gejala. Ataupun telah divonis mengalami radang sendi bagaimana mengedukasi. Dan seperti apa rujukan bagi si pasien,” ungkap Sylvia disela-sela acara, akhir pekan lalu.

Dijelaskan Sylvia yang merupakan dokter praktek di RSU Sriwijaya ini. Pasien radang sendi terbagi dalam kategori pasien ringan. Sedang hingga berat yang lazimnya pertama kali di diagnosis melalui pemeriksaan rontgen hingga pada terapi oral dan topical.

“Ada banyak faktor yang menyebabkan terjadinya radang sendiri salah satu memang dari faktor usia. Khusus wanita lebih banyak yang mengalami radang sendiri ketimbang pasien pria. Selain itu karena faktor obesitas sehingga harus diturunkan melalui diet yang ketat sesuai dengan petunju dokter ahli,” urainya.

Selain dr Sylvia, simposium mini yang diikuti oleh 40 peserta ini juga menghadirkan tiga pembicara lain. Meliputi dr AK Ansyori,Sp.M yang memaparkan materi mengenai Bedah Katarak dan Bedah Refraktif (Lasik).

Lalu ada pula dr Denny Satria Utama,Sp.THT-KL (K) FICS soal Kegawatdaruratan dan Keganasan di Bidang THT). Dan dr Rika Handayani,Sp.OG tentang kegawatdaruratan di Bagian Obstetri.

“Kegiatan simposium mini ini baru kali pertama digelar pasca perubahan status dari RS Mata Sriwijaya menjadi RSU Sriwijaya di akhir 2017 silam. Dan kali ini kami bekerjasama dengan PT Kalbe Farma Divisi Vision. Melalui simposium kali ini diharapkan bisa mengedukasi para dokter di tingkat fasilitas primer. Sperti puskesmas agar dapat mengedukasi pasiennya dengan baik. Disamping itu, digelar pula diskusi seputar penyakit yang lagi trend di dunia medis saat ini,” ungkap Direktur Utama (Dirut) RSU Sriwijaya Palembang, dr Rian Aquario, akhir pekan lalu.

Head of Sale PT Kalbe Frma Divisi Vision, Isnawan menyebut kegiatan ini sebetulnya sudah seringkali dilaksanakan. Terutama di RS mata yang ada di seluruh Indonesia yang bertujuan meng-edukasi tenaga medis. Utamanya yang selama ini dalam menghadapi penyakit degeneratif.(kms)

Komentar

Berita Lainnya