oleh

Gempa Banten Goyang Warga Pagaralam

PAGARALAM  – Gempa Bumi tektonik terjadi di Banten berkekuatan 7,4 Skala Richter dirasa hingga ke Kota Pagaralam, terekam di alat seismograf berkekuatan 2 MMI, meski demikian kondisi kekinian aktifitas kegempaan Gunung Api Dempo tidak terpengaruh masih tetap level I aktif normal, hal ini disampaikan Ketua Pos Pemantuan Gunung Api Dempo Megian Nugraha, kemarin.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun , gempa membuat sebagian wilayah Kota Pagaralam terasa guncangan, hingga sempat membuat warga terkejut dan panik  keluar rumah menunggu hingga kondisi normal dan aman.

Menurut Megian, gempa bumi yang terjadi pastinya bukan berasal dari aktifitas Gunung Api Dempo, sedangkan gempa terjadi hingga terasa di Kota Pagaralam tidak mempengaruhi aktifitas kegempaan gunung api dempo, masih terpantau Aktif Normal berada di level I.

“Meskipun cukup kuat terasa dan sempat membuat heboh sebagain masyarakat, namun gempa ini berasal dari luar Pagaralam, atau dengan kata lain merupakan gempa tektonik bukan gempa vulkanik yang ditimbulkan Gunung Api Dempo,” terangnya.

Sambungnya, alat seismograf sendiri berhasil merekam gempa terasa berskala sekitar 2 MMI terjadi tepat selepas Magrib 19.07, hanya sebanyak 1 kali terjadi guncangan gempa terasa, sedangkan aktifitas kegempaan gunung api dempo sejak tiga hari lalu hanya mencatat 3 kali vulkanik dalam dan 3 kali vulkanik dangkal.

“Informasi yang didapat gempa terjadi di daerah Sumur Banten, sementara lokasi pusat gempa dikedalaman 10 kilometer, lokasi 7,54 lintang selatan dan 104,58 bujur timur,” katanya.

Lanjutnya, meski gempa terasa tak berpengaruh terhadap aktifitas Gunung Api Dempo, kedepan belum dapat dipastikan kondisi kekinian gunung api dempo, pasalnya fenomena alam tidak bisa ditebak.

“Kami tetap waspada melakukan pemantauan secara intensif dan melapor tiap kejadian terkait gunung api dempo, ke Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung secara priodik,” pungkasnya. (ald)

Komentar

Berita Lainnya