oleh

Gempa Bengkulu Ikut Dirasakan di Pagaralam

PAGARALAM – Gempa yang menguncang Bengkulu Selatan sekitar pukul 11.35 WIB yang berpusat di laut 27 KM barat Daya Bengkulu Selatan dengan kekuatan 4,8 M terasa sampai ke Kota Pagaralam.

Meskipun tidak terlalu besar, gempa cukup membuat warga di kaki Gunung Api Dempo keluar rumah.

Dikatakan Megian, Petugas Pos Pemantau Gunung Api Dempo Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Giologi (PVMBG) Kota Pagaralam, gempa bukan berasal dari kota Pagaralam, melainkan dari Bengkulu Selatan berdasarkan laporan BMKG Pusat.

Gempa ini cukup terasa dan terekam di alat Sesmograf kita dengan kekuatan II MMI alias terasa bagi manusia.

“Kekuatanya terasa bagi manusia,” tegas Megian.

Sedangkan data besarnya guncangan dan asal gempa diketahui dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

“Berdasar Informasi gempa terjadi sekitar pukul 11.35 WIB yang berpusat di laut 27 KM barat Daya Bengkulu Selatan dengan kekuatan 4,8 M,  Minggu 1 Agustus 2020,” terangnya.

Gempa ini tidak mempengaruhi kondisi Gunung Api Dempo, kegempaan masih normal.

Tetap berada di level I Aktip normal kondisinya masih adem.

Sedangkan berdasartkan visual puncak dempo terkadang ditutupi kabut.

“Untuk kegempaan nihil, baik itu termor, embusan, vulkanik dangkal, vulkanik dalam, hingga tektonik jauh,” terangnya.

Pihaknya berpesan kepada masyarakat dan pendaki agar bersama-sama menjaga alat pemacar aktifitas kegempaan gunung api Dempo.

“Jangan sampai dirusak karena menyangkut keselamatan banyak orang yang bermukim di sekitar gunung. Tidak hanya di Kota Pagaralam, tapi juga warga di Kabupaten Lahat dan Kabupaten Empat Lawang,” pungkasnya. (ald)

 

Komentar

Berita Lainnya