oleh

Genjot Penerimaan, Bapenda Sumsel Gelar Sosialisasi Pemutihan Pajak ke Masyarakat

SUMEKS.CO – Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sumsel bersama tim melakukan sosialisasi terhadap Peraturan Gubernur Nomor 44 Tahun 2020 tentang perpanjangan kembali keringanan dan pemutihan pajak. Sosialisasi tersebut dipusatkan di tiga tempat, yakni, di sepanjang Jalan Kolonel Atmo, Jalan Rustam Effendi atau kawasan pusat perbelanjaan Megahria, dan Simpang Charitas.

Kepala Bapeda Provinsi Sumsel, Neng Muhaiba mengatakan, sosialisasi Pergub Nomor 44 tahun 2020 ini dirasa perlu lantaran banyak masyarakat yang tidak mengetahui. Pasalnya, dalam Pergub ini berisikan tentang penghapusan denda dan bunga Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), penghapusan pokok PKB yang menunggak lebih dari satu tahun, serta pembebasan Bea Balik Nama II (pergantian pemilik kendaraan bermotor/BBN II) Kendaraan Bermotor.

“Pak Gubernur memberikan kebijakan dimana pajak yang mati lebih dari satu tahun, hanya membayar pokok tunggak satu tahun,” ungkap Neng ditemui disela melakukan sosialisasi di kawasan Jalan Rustam Effendi Palembang, Rabu (14/10).

Menurut wanita berhijab ini, sejak diberlakukannya Pergub Nomor 44 tahun 2020 pada 1 Oktober lalu, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Hal tersebut terlihat dari jumlah pembayaran PKB yang setiap harinya meningkat. Sosialisasi ini akan dilakukan juga di kabupaten/kota di Sumsel oleh UPTD masing-masing.

“Itu kan artinya pembayar pajak atau Wajib Pajaknya yang naik. Karena kan kita menghapuskan denda, kemudian yang mati lebih dari dua tahun cuma bayar satu tahun, serta membebaskan BBN,” lanjut dia.

Untuk diketahui, realisasi penerimaan pajak lewat PKB per 13 Oktober 2020 sebesar Rp 807.113.885.028 atau 80,71 persen. Sedangkan untuk BBNKB sebesar Rp 516.374.365.175 atau 74,28 persen.

“Untuk PKB sebenarnya kita sudah over target, tapi kita tetap harapkan sampai dengan triwulan ketiga kalau melihat trend pendapatannya akan melampaui dari 100 persen,” pungkasnya.(ety)

Komentar

Berita Lainnya