oleh

Gerah, KPK Ingatkan Pihak Bantu Pelarian Harun Masiku

JAKARTA – Perburuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap tersangka kasus suap penetapan pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Harun Masiku masih terus dilakukan.

Lembaga antirasuah tersebut memperingatkan mereka yang turut menyembunyikan atau membantu pelarian Harun Masiku.

Menurut Plt Juru Bicara KPK Bidang Penindakan Ali Fikri, mereka yang turut menyembunyikan bisa dijerat Pasal 21 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Sangat memungkinkan (diterapkan Pasal 21). Ancaman hukumannya 3 sampai 12 tahun penjara atau denda Rp150 juta dan maksimal Rp 600 juta,” kata Fikri di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Senin (20/1).

Fikri memastikan, KPK tidak akan menoleransi pihak-pihak yang melindungi pelaku kejahatan korupsi.
Menurut Fikri, KPK sangat membutuhkan keterangan Harun untuk pengembangan kasus suap yang melibatkan mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Fikri meminta tersangka Harun juga koorporatif karena nanti akan menjadi bahan pertimbangan meringankan hukuman. “Siapa pun yang tidak kooperatif akan dipertimbangkan menjadi alasan yang memberatkan,” kata pria yang berlatar belakang jaksa ini. (tan/dom/jpnn)

Komentar

Berita Lainnya