oleh

Giliran Bawaslu Kena Demo

INDRALAYA – Giliran Bawaslu Kabupaten Ogan Ilir (OI) di demo oleh  Lembaga Aliansi Indonesia Badan Penelitian Aset Negara (LAIBPAN) Provinsi Sumatera Selatan yang Komandoi Yongki Ariansyah SH dan rekannya

Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh sekitar 100 masa menggelar di halaman perkantoran KPUD dan Bawaslu OI, Rabu (16/9).

Yongki dalam orasinya meminta penyelenggara pemilu (KPUD) dan  Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) OI agar tidak meloloskan bakal calon bupati dari petahana, HM. Ilyas Panji Alam (IPA), lantaran diindikasikan melakukan perbuatan yang menguntungkan diri, guna meraih simpati masyarakat dalam pilkada Desember mendatang.

“Seminggu yang lalu , kami melakukan aski demo ke KPU OI, aksi serupa kami lakukan ke Bawaslu hari ini (Kemarin). Kami  menduga ada indikasi calon petahana melakukan aktifitas menguntungkan dirinya atau kampanye terselubung dengan menggunakan anggaran negara maupun dana publik lainnya,”katanya.

Seperti menempel stiker bergambar petahana di karung beras bantuan untuk masyarakat OI akibat dampak Covid-19.

Yongki juga mengatakan,  Bupati OI melakukan pemecatan 109 tenaga kesehatan RSUD Tanjung Senai, ini sebuah tindakan yang arogan dari sang bupati.”Lalu  terjadi mutasi  jabatan dalam masa 6 bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon sampai dengan akhir jabatan, dimana saat itu IPA mengganti jabatan sekretaris daerah (sekda),”katanya.

“Kami juga mempertanyakan kapasitas bacalon wakil bupati Endang PU Ishak (EPU)  yang ikut serta dengan Bupati OI melakukan kegiatan pelantikan kepengurusan karang taruna, seperti yang digelar di Kecamatan Tanjung Batu beberapa waktu lalu. Kami menilai sebuah kampanye terselubung.

Kami mendesak Bawaslu OI untuk memberikan sanksi dan mendiskualifikasi bacalon bupati HM. Ilyas Panji Alam, karena diduga melanggar PKPU No 1 Tahun 2020 Pasal 89. Kemudian, kami meminta adanya ketegasan terhadap penegakan keadilan dan supremasi hukum di Bumi Caram Seguguk ini,”tegasnya.

Ketua Bawaslu OI Dermawan Iskandar, mengatakan,  akan melakukan pemeriksaan mendalam atas berkas yang disampaikan para pengunjuk rasa dari aliansi LAIBPAN.

“Kami akan menindaklanjuti, dan  melakukan pemeriksaan sesuai ketentuan yang berlaku. Yakinlah Bawaslu OI akan bekerja dengan profesional, tegak lurus, dan tidak ada intervensi dari pihak manapun. Jika memang ditemukan adanya pelanggaran, tentu akan kita proses,” terangnya. (Sid)

Komentar

Berita Lainnya